// <![CDATA[Simulasi Rip Current MenggunakanModel Spectral Wave Studi Kasus Pantai Timur Pangandaran]]> 0424097803 - Yessi Nirwana Kurniadi., S.T., M.T., Ph.d Dosen Pembimbing 1 MOHAMAD ALDRI PRATAMA / 222018063 Penulis
Rip current merupakan arus balik dari pantai menuju ke laut. Rip current terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu arus pengisi, leher arus dan kepala arus. Rip current umumnya memiliki kecepatan 1-2 m⁄s yang dipengaruhi oleh adanya perbedaan kedalaman dan tinggi gelombang. Dalam menentukan langkah mitigasi yang tepat, dibutuhkan dilakukannya identifikasi terlebih dahulu, salah satunya dengan cara melakukan pemodelan spectral wave. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan rip current yang terbentuk di Pantai Timur Pangandaran berdasarkan pemodelan. Dengan bantuan perangkat lunak MIKE21, penelitian ini mensimulasikan kondisi hidrodinamika. Simulasi yang dilakukan selama 15 hari. Hasil dari simulasi tersebut dilakukan validasi dengan membandingkan antara pasang surut pengukuran dan pasang surut peramalan. Hasil dari validasi dimasukkan ke dalam MIKE21 Spectral Wave. Hasil analisis dari pemodelan spectral wave yang dilakukan menunjukkan terdapat perbedaan tinggi gelombang yang terjadi di Pantai Timur Pangandaran. Kata kunci: Rip Current, Pemodelan, Hidrodinamika, MIKE21 Spectral Wave