// <![CDATA[PREDIKSI UMUR SISA DAN PENILAIAN INDEKS KINERJA PROGRAM PRESERVASI JALAN NASIONAL (Studi Kasus Ruas Jatibarang-Lohbener di Provinsi Jawa Barat)]]> Dr. Samun Haris, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 IBRAHIM ADITYA NURRACHMAN / 222018104 Penulis
Ruas Jatibarang-Lohbener merupakan Jalan Nasional yang berada di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Jalan tersebut banyak dilalui kendaraan truk ODOL (Over Dimension and Over Loading) yang mengakibatkan umur rencana jalan menurun lebih cepat dari umur rencana yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi umur sisa perkerasan dan menilai Indeks Kinerja Program (IKP) pekerjaan preservasi beserta bentuk penanganannya di Jalan Nasional Jatibarang-Lohbener dengan menggunakan Pedoman Nomor 07/P/BM/2021. Nilai IKP dilakukan dengan menetapkan indikator kinerja kondisi jalan menggunakan 4 komponen, yaitu ketidakrataan, kondisi permukaan perkerasan, nilai umur sisa perkerasan, dan efektivitas drainase. Evaluasi umur sisa perkerasan dilakukan dengan menghitung nilai struktural perkerasan, dan sisa kapasitas struktural. Hasil penelitian didapatkan umur sisa perkerasan lentur bervariasi dengan umur sisa perkerasan terkecil didapat 1,2 tahun pada Sta. 7+000~Sta. 7+500 dengan nilai sisa kapasitas struktural 277,96 MESA dan umur sisa perkerasan terbesar 12,9 tahun pada Sta. 2+500~Sta. 3+000 dengan nilai sisa kapasitas struktural 4012,87 MESA. Hasil penilaian kondisi perkerasan dengan menggunakan IKP menunjukkan kondisi sedang pada Sta. 0+000~Sta. 5+500 dengan nilai IKP 3,03 sampai 3,78 dan kondisi baik pada Sta. 5+500~Sta. 8+000 dengan nilai IKP 2,14 sampai 2,96. Dari perolehan nilai IKP, disimpulkan rating kondisi perkerasan dan penanganan yang perlu dilakukan untuk jalan dengan kondisi baik memerlukan bentuk penanganan pemeliharaan preservasi, sedangkan untuk kondisi sedang memerlukan bentuk penanganan rehabilitasi minor. Kata kunci: Umur Sisa Perkerasan; Indeks Kinerja Program; Preservasi Jalan.