PEMBUATAN SISTEM DETEKSI TELUR PADA INKUBATOR DENGAN CMU CAM BERBASIS IoT
Semakin berkembangnya peternakan ayam maka harus diimbangi juga dengan perkembangan peternakan untuk menetaskan telur ayam tersebut.Dalam Rutinitas tersebut harus diperhatikan berbagai aspek seperti inkubator yang sesuai, temperatur, kelembaban dan juga pada saat penetasan telur ayam dikarenakan saat telur yang telah menetas tidak segera dikeluarkan dari mesin penetas maka anak ayam bisa mati karena telalu lama berada di dalam mesin penetas telur juga mengalami dehidrasi, dan dapat mengganggu proses penetasan telur lainnya. Temperatur ruang tetas pada masa pengeraman telur ayam (18 hari pertama) diatur sekitar 37°-38,5°C, Sedangkan pada masa penetasan (sekitar hari ke 19-21)suhu bisa dinaikkan sedikit hingga 39°C atau tetap dibiarkan 38°C. Kelembapannya relatif, pada periode pengeraman, kelembaban dijaga pada 50% – 55 %.
Dari aspek yang dijelaskan tersebut maka dibuatlah Inkubator Penetas telur dengan CMU CAM berbasis IoT sehingga Temperatur bisa dikontrol dengan lampu yang menghangatkan inkubator dengan jarak ideal 8 cm dan akan mati ketika temperatur menyentuh >38°C .Saat proses penetasan terjadi CMU CAM dengan Image Tracking Sensor akan memberi tahu sehingga telur berubah bentuk karena menetas akan terdeteksi oleh Pixy 2 CMU CAM.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PEMBUATAN SISTEM DETEKSI TELUR PADA INKUBATOR DENGAN CMU CAM BERBASIS IoT ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PEMBUATAN SISTEM DETEKSI TELUR PADA INKUBATOR DENGAN CMU CAM BERBASIS IoT ().Teknik Mesin:FTI,2023.Text
MLA Style
.PEMBUATAN SISTEM DETEKSI TELUR PADA INKUBATOR DENGAN CMU CAM BERBASIS IoT ().Teknik Mesin:FTI,2023.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN SISTEM DETEKSI TELUR PADA INKUBATOR DENGAN CMU CAM BERBASIS IoT ().Teknik Mesin:FTI,2023.Text