// <![CDATA[PENGOLAHAN LIMBAH PENYAMAKAN KULIT MENGANDUNG KROM DENGAN PROSES ELEKTROFLOTASI]]> Riny Yolandha Parapat, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Yulius Kurniawan / 14 – 2001 – 025 Penulis Elfran Tri Oktariyan / 142002063 Penulis Sirin Fairus, STP., MT Dosen Pembimbing 1
Salah satu sumber pencemaran lingkungan di Indonesia adalah limbah industri. Bahan pencemaran yang sangat perlu diperhatikan di perairan adalah logam – logam berat seperti : arsen (As), kadmium (Cd), krom (Cr), raksa (Hg), dan timbal (Pb). Krom sebagai salah satu bahan pencemar di alam. Salah satu sumber pencemaran krom di lingkungan dapat dilihat dari air buangan industri proses penyamakan kulit. Jenis limbah buangan ini maupun lumpurnya mengandung krom kadar tinggi. Penyisihan ion-ion logam krom dari limbah industri sangat sulit dan mahal dengan menggunakan metode konvensional. Normalnya konsentrasi logam pada limbah sangat rendah sehingga penyisihan yang dilakukan dengan metoda ini tidak efisien. Karena kesulitan inilah, metoda elektroflotasi diajukan untuk menyisihkan logam krom. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati variabel-variabel yang mempengaruhi proses penyisihan logam krom, dengan menggunakan analisis Spektrofotometri Atomik Adsorpsi (AAS), variabel-variabelnya seperti : waktu operasi, jarak plat, kuat arus, urutan plat dan perbandingan antara single dengan double plate. Hasil percobaan yang didapat, yaitu waktu pemisahan optimum selama 1.5 jam, jarak plat optimum 10 mm, kuat arus optimum 5,5 ampere, dan urutan plat yang digunakan adalah Al, Fe. Besar pemisahan krom pada penelitian ini berkisar 99 % dari limbah nyata industri penyamakan kulit