// <![CDATA[KINERJA WADUK JATIGEDE PADA KONDISI TAHUN KERING]]> Heni Maria Sisdayanti / 22 2016 005 Penulis Prof. Dr. Waluyo Hatmoko, M.Sc Dosen Pembimbing 1
Waduk Jatigede merupakan waduk terbesar kedua di Indonesia. Waduk Jatigede memilki daya tampung air sebesar 980 juta m3, mengairi areal irigasi seluas 90.000 ha, dan mengahasilkan energi listrik hingga 750 GWh per tahun. Waduk Jatigede dibangun sebagai upaya atau strategi pemerintah dalam mengatasi kekeringan di musim kemarau dan membangkitkan energi listrik. Setiap tahun Jatigede mengalami penurunan muka air akibat musim kemarau dan dapat menggangu kinerja pengoperasian waduk. Pada Penelitian ini menganalisis kinerja atau kemampuan waduk Jatigede pada kondisi tahun kering dengan skenario air masuk dan mensimulasikan pola operasi Waduk Jatigede dengan tujuan agar waduk Jatigede dapat memenuhi kebutuhan air irigasi, kebutuhan air baku dan kebutuhan air PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Terdapat empat kondisi aliran air masuk ke waduk yaitu kondisi tahun normal Q 50%, kondisi tahun kering Q 65%, kondisi tahun sangat kering Q 80%, dan kondisi tahun sangat amat kering Q 90%. Hasil dari penelitian ini adalah debit andalan, defisit (kekurangan air), TMA minimum (Tinggi Muka Air), energi listrik tahunan, dan energi listrik yang dapat diandalkan (energi mantap). Kata kunci : Debit Andalan, Kinerja Waduk Jatigede, Skenario Air Masuk, Simulasi Pola Operasi, Produksi Energi Listrik.