// <![CDATA[FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT PETANI UNTUK FERMENTASI KAKAO DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR]]> 0424116602 - Dwi Novirani ST., MT. Dosen Pembimbing 1 FRIDA AULIA NUR’ASYIFA/132018090 Penulis
Kabupaten Batang merupakan salah satu produsen kakao terbesar di Indonesia. Namun terdapat beberapa permasalahan yang mengakibatkan kualitas kakao Kabupaten Batang menjadi kurang baik. Permasalahannya adalah petani tidak melakukan proses fermentasi pada pengolahan kakao karena harga biji kakao rendah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behaviour dengan variabel sikap terhadap perilaku (X1), norma subjektif (X2), persepsi pengendalian diri (X3) dan produktivitas diri (X4) untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat petani untuk melakukan fermentasi kakao. Pengambilan data dilakukan terhadap 66 petani kakao sebagai responden di perkebunan kakao Kabupaten Batang. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model-Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor dari variabel yang berpengaruh signifikan terhadap niat petani untuk melakukan fermentasi kakao adalah sikap terhadap perilaku (X1) dan norma subjektif (X2). Selanjutnya indikator dari variabel yang berpengaruh signifikan dilakukan pengurutan dengan metode Technique for Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Urutan indikator yang paling berpengaruh adalah trust, komunikasi/information sharing, penyuluhan publik, asosiasi/kelompok tani, peningkatan hasil dan peningkatan hasil per satuan luas.