// <![CDATA[ESTIMASI AEROSOL OPTICAL DEPTH (AOD) SECARA TIME SERIES MENGGUNAKAN CITRA SATELIT MODIS (Studi Kasus:]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Yosef Haryanto Mbuu / 232015024 Penulis
Buruknya kualitas udara pada kawasan Indonesia semakin memburuk ini dibarengi oleh perkembangan zaman maka banyak kawasan industri yang keberadaanya memperburuk kualitas udara, juga akibat kebakaran hutan yang kerap kali terjadi di Indonesia. Partikel aerosol merupakan salah satu partikel yang memiliki pengaruh signifikan baik terhadap perubahan iklim maupun terkait kesehatan. Kalimantan sebagai salah satu pulau terbesar di Indonesia dengan kawasan hutan yang luas memainkan pengaruhnya terhadap partikel aerosol, ini karena pulau Kalimantan hampir setiap tahunnya selalu terjadi kebakaran hutan. Sehingga penting untuk dilakukan penelitian terhadap partikel aerosol. Penelitian ini menggunakan teknik pengukuran Aerosol Optical Depth (AOD) untuk mengukur konsentrasi aerosol pada atmosfer dengan proses penyerapan dan penghamburan energi dari cahaya matahari. Penelitian ini menggunakan platform Google Earth Engine (GEE) serta citra satelit MODIS. Dalam penelitian ini diketahui hasil persebaran aerosol dengan variasi konsentrasi aerosol yang beragam sehingga menghasilkan nilai rata-rata AOD yang juga bervariasi dengan periode waktu 2012 sampai dengan 2021 di kawasan pulau Kalimantan. Pada penelitian ini diperoleh data sebaran AOD dengan rentang nilai tertinggi terjadi pada periode tahun 2015 dengan nilai 0,1344 . Kata kunci: Aerosol, AOD, MODIS, GEE