// <![CDATA[USULAN RUTE DISTRIBUSI GAS LPG 12 KG MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX, NEAREST NEIGHBOR, DAN LOCAL SEARCH PADA PT GRIYA PUTRA ANUGRAH]]> 0418037001 - Arif Imran S.Si., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD RIZIQ MUSTHOFA/132018238 Penulis
Distribusi merupakan faktor pokok bagi perusahaan untuk melakukan pengiriman produk dengan tepat kepada konsumen. LPG adalah singkatan dari Liquefied Petroleum Gas atau biasa disebut oleh masyarakat yaitu gas elpiji. LPG merupakan gas hidrokarbon yang terdapat komponen utama gas propan (C3H8) dan butane (C4H10) yang diproduksi dari hasil kilang minyak dan kilang gas. PT Griya Putra Anugrah merupakan perusahaan swasta yang bergerak sebagai penyalur gas LPG yang terletak di Kota Cimahi. Agen atau Toko yang tersebar luas di daerah Cikalong, Cimahi, Bandung, dan sekitarnya menjadikan PT Griya Putra Anugrah sebagai distributor gas LPG. Sistem pendistribusian pada PT Griya Putra Anugrah dirasa kurang efektif karena tidak memperhitungkan kapasitas angkut dan rute terbaik untuk pengantaran barang. Rute yang diambil hanya berdasarkan perkiraan saja sehingga rute yang ditempuh tidak baik dan menghasilkan biaya yang semakin tinggi. Permasalahan tentang rute yang kurang baik dianggap dapat diselesaikan menggunakan metode Saving Matrix, Nearest Neighbor, dan Local Search. Saving matrix merupakan metode yang digunakan untuk meminimumkan jarak, waktu, dan biaya dengan memperhatikan kendala yang ada. Pembuatan rute dilakukan dengan menggunakan metode Nearest Neighbor dengan menentukan tujuan berdasarkan jarak terdekat. Metode 1-0 Insertion Intra Route (Local Search) digunakan untuk menghasilkan rute yang terbaik dengan jarak minimum. Hasil yang diperoleh dari penggunaan metode tersebut didapatkan jarak 407,5 Km dengan waktu 1546 menit dari jarak rute awal sebesar 539,28 dan waktu 2148,44 menit didapatkan penghematan jarak sebesar 24,44% dan 28,04% untuk waktu pada rute rancangan.