// <![CDATA[ANALISIS SPASIAL JANGKAUAN LAYANAN POS (Studi Kasus:]]> 0427016701 - Sumarno, Ir. M.T. Dosen Pembimbing 1 KARLINA DWIDJAYANTI BAMBANG / 232017010 Penulis
Saat ini PT. Pos Indonesia dituntut terus untuk melakukan transformasi menghadapi dinamika bisnis yang kian cepat dengan perkembangan teknologi yang telah membawa perubahan signifikan terhadap tuntutan pelayanan. PT. Pos Indonesia akan memperluas jaringan Pos Indonesia terutama dalam menggarap bisnis kurir dan logistik agar jangkauan layanan PT. Pos Indonesia dapat menyentuh semua lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Pada penelitian ini, analisis jangkauan layanan pos dilakukan pada wilayah Regional I PT Pos Indonesia. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan service area analysis pada tool network analyst di perangkat lunak berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendapatkan jangkauan layanan kantor pos. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan informasi wilayah batas administrasi kecamatan dan permukiman yang terlayani dan tidak terlayani oleh pos LPU dan LPK sehingga dapat digunakan dalam pengembangan layanan pos. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah permukiman kecamatan yang tidak terlayani oleh LPU pada radius 3 km, 5 km, dan 10 km berturut-turut adalah 167, 133, dan 80 di Provinsi Aceh dan 268, 231, dan 152 di Provinsi Sumatera Utara. Untuk itu, wilayah tidak terlayani tersebut perlu dipertimbangan untuk melakukan pembangunan kantor pos agar seluruh wilayah dapat terlayani oleh PT. Pos Indonesia. Terdapat juga kecamatan yang berada pada area overlay layanan pos LPU dan LPK sehingga kantor pos LPU di wilayah tersebut perlu dipertimbangan untuk dipindahkan sesuai aturan pada Kepmenkominfo No.84 Tahun 2022