// <![CDATA[PERANCANGAN KAMPANYE PENGENDALIAN BAHAYA KOLESTEROL TINGGI]]> Bella Putri Arsani / 332009047 Penulis Agus Rahmat Mulyana, M.Ds Dosen Pembimbing 1 Eny Dewijani S.Sn. Dosen Pembimbing 2
Perubahan gaya hidup telah terbukti mempengaruhi pola makan dan kesehatan. Sehingga menyeret sebagian masyarakat Indonesia untuk cenderung menyukai makanan siap saji, yang kandungan gizinya tidak seimbang. Pada umumnya makanan siap saji ini mengandung lemak dan garam tinggi dengan kandungan serat rendah. Kolesterol tinggi juga merupakan faktor risiko penyebab kematian di usia muda, berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia ( WHO ) pada tahun 2002 tercatat sebanyak 4,4 juta kematian di usia muda. Angka ini naik 9 juta jiwa pada 2008. WHO melaporkan pada bulan Februari 2012 lalu bahwa jumlah penderita penyakit jantung di negara-negara berkembang seperti Indonesia akan mengalami peningkatan sebesar 137% pada tahun 2020. Metode pendekatan observasi, pengkajian literature, survey lapangan, dan studi dokumentasi dilakukan untuk menunjang proses pengumpulan data setelah itu mulai pengolahan data dalam “perancangan kampanye pengendalian bahaya kolesterol tinggi”. Perancangan konsep dilakukan berdasarkan disiplin keilmuan desain komunikasi visual yang telah dipelajari dalam jenjang perkuliahan. What to say dan How to say menjadi konsep awal pengerjaan proyek tugas akhir. Konsep keseluruhan adalah rangkaian komunikasi tentang pengendalian kolesterol tinggi dengan cara mengatur asupannya terutama di kalangan pekerja. Sehingga dapat membuat para penderita kolesterol tinggi menjadi lebih peduli dengan penyakitnya serta dapat mengendalikan kolesterolnya sehingga dapat menjalani hidup dengan baik dan sehat.