// <![CDATA[DETEKSI PENURUNAN MUKA TANAH MENGGUNAKAN METODE PS-INSAR DAN ANALISIS KORELASINYA DENGAN KERENTANAN BANJIR (Daerah Studi :]]> 0407096502 - Dr. Dewi Kania Sari, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 ARDAN WILDAN / 232018083 Penulis
Cekungan Bandung merupakan wilayah yang berbentuk cekungan dan cukup rentan terhadap penurunan muka tanah (PMT), dimana PMT memiliki kontribusi terhadap meluasnya banjir di Cekungan Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran PMT dan dapat menganalisis korelasi antara PMT dengan kerentanan banjir di Cekungan Bandung tahun 2020–2022. Hasil penelitian metode PS-InSAR menunjukkan nilai deteksi PMT berkisar antara 56,869 hingga -98,195 mm/tahun. Nilai PMT tertinggi terdapat di Kecamatan Buahbatu, Bojong Soang, dan Gedebage. Nilai korelasi koefisien pearson di peroleh sebesar 0,45 yang menunjukkan hubungan yang positif namun lemah antara PMT GPS dan PMT PS-InSAR. Hasil analisis korelasi spasial intersect overlay menunjukan PMT mengidentifikasi makin luasnya kerentanan banjir di Cekungan Bandung, area yang mengalami hubungan tertinggi dengan luas 32,161 km2 atau persentase 4,5% pada kecamatan Buahbatu, Margaasih, Dayeuh Kolot, Margahayu, Gedebage, Bojongsoang, dan Rancasari. Kata Kunci: Cekungan Bandung, Penurunan Muka Tanah, PS-InSAR, Kerentanan Banjir