// <![CDATA[PERANCANGAN KAMPANYE TELITI MEMILIH JAMU KEMASAN]]> Asep Ramdhani / 332009156 Penulis Asep Ramdhan, S.Ds., M.M. Dosen Pembimbing 2 Rosita Hardiyati, S.Sos., M.Ds Dosen Pembimbing 1
Gaya hidup alami menyebabkan penggunaan obat tradisional atau obat herbal cenderung meningkat, khususnya penggunaan obat jamu kemasan. Kepercayaan masyarakat terhadap obat jamu kemasan yang menganggap sangat aman bagi tubuh, tidak memiliki bahan kimia, dapat menyembuhkan segala penyakit dan tidak memiliki efek samping mempengaruhi penggunaan obat tersebut menjadi tidak rasional, Di sisi lain Badan Pengawas Obat dan Makanan menyebutkan ada sebanyak lebih dari 5.000 Obat Tradisional mengandung bahan kimia obat dan Obat Tradisional tanpa izin edar (illegal) sebanyak 117.397 produk. Melihat studi kasus tersebut masyarakat dituntut untuk lebih cerdas dan teliti dalam memilih obat jamu kemasan. Melihat kondisi di atas untuk memberikan pemahaman yang relevan antara persepsi masyarakat pengguna jamu kemasan dengan data dan studi kasus diperlukan sebuah kampanye sosial, yaitu sebuah rangkaian perancangan kempanye yang memberikan pendidikan (to educate) mencerahkan dan meluruskan persepsi (to enlightment) dan memberikan informasi (to inform) tentang jamu kemasan yang aman untuk dikonsumsi.