// <![CDATA[STRATEGI PENGOPTIMALAN PERFORMANSI KERJA PADA PEKERJAAN KOGNITIF AKIBAT LAJU BEBAN KERJA MENTAL]]> 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 DIAZ WAHYU NUGRAHA/132017233 Penulis
Beban kerja adalah jumlah pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja dalam kurun waktu tertentu. Aktivitas pekerjaan yang melibatkan beban mekanik atau metabolik tubuh menimbulkan risiko beban kerja yang berlebihan sehingga memicu kelelahan yang mempengaruhi proses pengolahan informasi dan berdampak pada kegagalan dalam pengambilan keputusan yang menyebabkan penurunan performansi. Institut Teknologi Nasional, telah menyelenggarakan vaksinasi massal sebanyak 30.000 dosis. Unsur penunjang utama dalam kegiatan vaksinasi massal adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Vaksinator merupakan salah satu SDM yang bekerja dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen terhadap 20 partisipan sebagai vaksinator dengan melakukan tugas pengambilan dosis vaksin sebanyak 200 dosis, sehingga dengan adanya tuntutan pekerjaan dengan kosentrasi yang tinggi, partisipan akan mengalami kelelehan secara fisik maupun mental, hal tersebut dapat memicu adanya stres kerja yang menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji bagaimana besar pengaruh beban kerja mental terhadap performansi vaksinator. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa variabel frequency domain atau LF/HF memiliki pengaruh terhadap perfomansi partisipan dengan arah korelasi negatif dimana, semakin tinggi laju beban kerja mental maka performansi kognitif mengalami penurunan. Saran yang diberikan berupa melakukan istirahat singkat setelah melakukan 90 menit pekerjaan kognitif yang berguna untuk membantu menjaga kosentrasi dan produktivitas pekerja.