<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14877">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MODEL SIMULASI TRANSPORTASI KAKAO BERBASIS AGEN DI KABUPATEN BATANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0424116602 - Dwi Novirani ST., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUS GANDA SUKMAYA/132018045</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan nasional, dengan volume produksi terbesar kelima setelah kelapa sawit, kelapa, karet, dan kopi. Salah satu penghasil kakao di Indonesia adalah Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tetapi saat ini Kabupaten Batang mengalami beberapa permasalahan yang mengakibatkan turunnya produktivitas. Sistem rantai pasok kakao merupakan suatu sistem yang kompleks karena harus melalui banyak agen untuk menjadi suatu produk. Banyaknya agen yang terlibat berakibat pada biaya dan waktu distribusi yang terus mengalami peningkatan, selain itu tidak tercapainya standar mutu biji kakao berdasarkan SNI 2323:2008/Amd1:2010 karena tidak adanya proses fermentasi oleh para pelaku rantai pasok sehingga pabrik perantara sulit untuk menemukan kesepakatan dengan pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model simulasi transportasi biji kakao pada rantai pasok agroindustri kakao di Kabupaten Batang menggunakan pendekatan simulasi berbasis agen. Metode analisis model menggunakan Agent Based Modelling (ABM) dan simulasi model menggunakan software Anylogic. Penelitian menggunakan 3 skenario yang dilakukan simulasi, di mana pada skenario usulan terdapat upaya untuk menjaga kualitas biji kakao salah satunya proses fermentasi. Hasil simulasi didapatkan skenario usulan pertama menunjukkan penurunan waktu sebesar 93,61% atau sebesar 14.140,55 jam dan penurunan biaya sebesar 55,23% atau sebesar Rp. 160.566.360 dari skenario eksisting.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kakao; Rantai Pasok; Transportasi; Agent Based Mod]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20230201]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[2980TI/23]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[2980TI/23]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[2980TI/23]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14952" url="" path="/132018045_2980TI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MODEL SIMULASI TRANSPORTASI KAKAO BERBASIS AGEN DI KABUPATEN BATANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14877]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-31 08:58:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-31 08:58:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>