// <![CDATA[PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEREKONOMIAN KOTA CIMAHI]]> 0421046301 - Akhmad Setiobudi, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 1 AN ANISA INSYIRAH / 242015083 Penulis
Perubahan pergerakan ekonomi suatu wilayah dapat didukung oleh beberapa factor eksisting yang terjadi seperti salah satunya wabah penyebaran virus corona pada tanggal 9 Maret 2020 yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) bahwa penyebaran wabah virus COVID-19 berubah menjadi status pandemi dunia. Pemerintah Indonesia mulai mengeluarkan peraturan dan kebijakan baru dalam mencegah penyebaran COVID-19 dan penanggulangan wabah yang dilakukan salah satunya berupa penyediaan anggaran khususnya di bidang kesehatan tetapi tetap dengan memperhatikan kondisi perekonomian Indonesia. Faktor pendukung lainnya dalam perubahan pergerakan ekonomi yaitu kemiskinan dan ketenagakerjaan suatu wilayah seperti kondisi eksisting di Kota Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besaran pengaruh yang terjadi pada ekonomi, investasi, dan ketenagakerjaan sebelum dan berlangsungnya pandemi ini serta perubahan besaran kesejahteraan berdasarkan faktor penyebab tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan motode analisis kuantitatif. Pengaruh pandemi COVID-19 ini dapat dilihat dari nilai ekonomi wilayah seperti produk regional domestik bruto, jumlah penanaman modal investasi, jumlah penduduk, angkatan kerja, angka pengangguran, dan angka kemiskinan. Berdasarkan nilai-nilai tersebut pergerakan ekonomi di Kota Cimahi selama terjadinya pandemi telah mengalami penurunan pada produksi sektor, nilai pertumbuhan ekonomi sektor, dan nilai kontribusi sektor ekonomi saat berlangsungnya pandemi COVID-19, untuk nilai penanaman modal belum dapat menyerap tenaga kerja di Kota Cimahi dengan maksimal, sedangkan untuk nilai angka pengangguran dan angka kemiskinan semakin meningkat saat berlangsungnya pandemi sehingga pada program prioritas utama pemerintah daerah Kota Cimahi belum terealisasikan dengan baik karena adanya faktor terjadinya pandemi COVID-19 yang dialami. Kata kunci: Pandemi, COVID-19, Ekonomi Wilayah, Ketenagakerjaan, Kemiskinan