// <![CDATA[KARAKTERISTIK KAWASAN TRANSIT BERBASIS TOD YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT PENGGUNA KERETA API LOKAL BANDUNG RAYA]]> Achmad Fauzan Iscahyono, S.T., M.P.W.K Dosen Pembimbing 1 PUTRI HASNA YULSYIFA IRFANI / 242015113 Penulis
Salah satu moda pendukung pergerakan di dalam Metropolitan Bandung Raya adalah Kereta Api Lokal Bandung Raya. Angka penggunaan kereta lokal ini cukup tinggi, namun pergerakan penduduk dari wilayah penunjang menuju pusat kota tetap didominasi oleh penggunaan kendaraan pribadi. Kebergantungan penduduk terhadap kendaraan pribadi membuat kemacetan di pusat kota pada peak hour tidak dapat dihindari. Permasalahan transportasi pada kota metropolitan memerlukan pemecahan solusi yang berorientasi pada pengembangan guna lahan. Konsep Transit Oriented Development hadir sebagai salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan di kota-kota besar. Penelitian perlu dilakukan untuk melihat korelasi karakteristik kawasan yang dilihat berdasarkan konsep transit oriented development terhadap tingkat penggunaan kereta Lokal Bandung Raya. Hasil analisis korelasi menunjukkan variabel kepadatan penduduk, variabel mixed use entropy index dan variabel lebar jalur pejalan kaki memiliki hubungan korelasi yang lemah terhadap variabel tingkat penggunaan kereta lokal. Namun terdapat hubungan korelasi yang kuat antara variabel lahan parkir terhadap variabel tingkat penggunaan kereta lokal. Sehingga dapat dikatakan bahwa pengembangan kawasan transit berbasis transit oriented development pada Metropolitan Bandung Raya tidak mempengaruhi peningkatan penggunaan Kereta Lokal Bandung Raya. Kata kunci: kawasan transit, kawasan transit, stasiun, kereta lokal, Transit Oriented Development, TOD.