FAKTOR BELANJA E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI TIMBULAN SAMPAH : Studi Kasus : Kota Bandung
Perkembangan internet di Indonesia menyebabkan peningkatan pengguna internet yang memberikan kemudahan pada manusia untuk bertransaksi dan berkomunikasi dari jarak jauh. Meningkatnya transaksi melalui e-commerce memiliki pengaruh terhadap peningkatan sampah plastik dan kertas sebagai material pengemas barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendorong seseorang untuk melakukan transaksi e-commerce yang dapat mempengaruhi timbulan sampah serta mengidentifikasi besaran timbulan sampah akibat transaksi e-commerce di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan analisis SNI M-36-1991-03 tentang Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menujukkan besaran sampah plastik dan kertas yang ditimbulkan oleh setiap individu sebesar 0,313kg/bulan/jiwa dan faktor yang dapat mempengaruhi timbulan sampah adalah intensitas transaksi e-commerce serta masyarakat dengan pendapatan Rp4.500.000-Rp6.000.000 per bulan. Regulasi terkait pelarangan kemasan plastik dan kertas sekali pakai untuk pengiriman barang perlu diterapkan serta diperlukan kerjasama antar pelaku usaha, jasa ekspedisi, dan konsumen untuk bertanggung jawab dalam mengelola sampah pengemasan barang, dengan material plastik dan kertas.
Kata kunci : e-commerce, timbulan sampah, Kota Bandung
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).FAKTOR BELANJA E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI TIMBULAN SAMPAH : Studi Kasus : Kota Bandung ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.FAKTOR BELANJA E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI TIMBULAN SAMPAH : Studi Kasus : Kota Bandung ().Teknik Planologi:FTSP,2023.Text
MLA Style
.FAKTOR BELANJA E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI TIMBULAN SAMPAH : Studi Kasus : Kota Bandung ().Teknik Planologi:FTSP,2023.Text
Turabian Style
.FAKTOR BELANJA E-COMMERCE YANG MEMPENGARUHI TIMBULAN SAMPAH : Studi Kasus : Kota Bandung ().Teknik Planologi:FTSP,2023.Text