// <![CDATA[ARAHAN PEMBANGUNAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) BERDASARKAN PENDEKATAN URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KOTA BANDUNG]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 ADRIAN AMINUR RAHMAN / 242018031 Penulis
Fenomena Urban Heat Island dapat terjadi oleh adanya perubahan kondisi lingkungan perkotaan akibat dari bertambahnya aktivitas perkotaan yang menyebar menuju kawasan pinggiran. Akibatnya lahan yang tidak terbangun harus beralih fungsi menjadi lahan terbangun. Dalam kurun waktu 18 tahun, Kota Bandung telah kehilangan tutupan pohon seluas 44 hektar yang berimplikasi pada kenaikan suhu permukaan bumi di Kota Bandung. Maka dari itu diperlukan penelitian yang memperlihatkan hubungan antara tutupan lahan dengan suhu permukaan bumi serta memberikan arahan prioritas pengembangan ruang terbuka hijau di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan analisis klasifikasi terbimbing, analisis suhu permukaan bumi (LST), analisis keterkaitan tutupan lahan dengan suhu permukaan bumi, dan analisis arahan lokasi prioritas pengembangan ruang terbuka hijau. Hasil penelitian yang didapatkan ialah tutupan lahan memiliki hubungan terhadap suhu permukaan yang ada di Kota Bandung. Tutupan lahan permukiman serta industri dan komersil memiliki hubungan yang searah dengan suhu permukaannya, sedangkan tutupan lahan vegetasi memiliki hubungan yang tidak searah dengan suhu permukaannya. Selain itu, hasil yang didapatkan pada penelitian ini ialah arahan prioritas pengembangan ruang terbuka hijau yang ada di Kota Bandung hanya bisa dikembangkan seluas 75,64 Ha. Maka dari itu, diperlukan pembangunan yang mengarah pada konsep green building, intensifikasi lahan, serta pemanfaatan lahan tidak produktif untuk menambah ruang terbuka hijau di kawasan perumahan. Kata Kunci: Suhu Permukaan, Tutupan Lahan, Prioritas Pengembangan