// <![CDATA[KAMPANYE MENANAMKAN PEMIKIRAN LATERAL PADA ORANG TUA SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISASI PERSAINGAN ANTAR SAUDARA KANDUNG YANG BERAKIBAT NEGATIF]]> PUTRI BALQIS / 332010028 Penulis Hendro Prayitno, S.Sn. Dosen Pembimbing 1 Sri Retnoningsih S.Sn. Dosen Pembimbing 2
Sebuah keluarga dengan anak lebih dari satu memiliki peluang terjadinya persaingan antara saudara kandung. Menurut Shaffer (2002), Persaingan antara saudara kandung atau dikenal dengan sebutan sibling rivalry adalah suatu kompetisi, kecemburuan dan kebencian antara saudara kandung. Pemicu terjadinya pertengkaran dikarenakan anak yang takut kehilangan perhatian orangtua, sehingga anak berusaha untuk merebut cinta, kasih sayang, serta penghargaan orang tua dari saudara kandungnya sendiri. Orang tua merupakan sosok yang berperan penting dalam masalah ini. Orang tua sebaiknya menyelidiki terlebih dahulu akar permasalahannya agar tidak keliru merespon anak karena apabila kompetisi terjadi terus menerus dan berlebihan akan mengalami pertengkaran yang menyebabkan dampak negatif jangka panjang, yaitu gangguan pada tumbuh kembangnya baik secara fisik maupun psikis. Kampanye merupakan bagian dari keilmuan Desain Komunikasi Visual (DKV), yang dapat meningkatkan kesadaran orang tua dengan menyentuh sisi rasional dan emosional agar orang tua dapat lebih peka terhadap respon yang diberikan kepada anak-anaknya dan menyadari dampak negatif rivalitas antar saudara. Kampanye dengan media yang tidak hanya berisi himbauan dan informasi, tetapi sebuah kampanye yang menginspirasi target untuk mengaplikasikannya secara nyata. Target dapat merasakan dan menyadari kewajibannya sebagai orang tua yang dapat mendidik anaknya dengan cerdas.