// <![CDATA[PREDIKSI NILAI NON-FUNGIBLE TOKEN DENGAN TEKNIK SUPERVISED LEARNING]]> 0416027602 - Fahmi Arif, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 2 Alif Ulfa Afifah, ST.,M.T Penulis R. FADHLAN AUFFAR/132018147 Penulis
NFT merupakan singkatan dari Non-Fungible Token. NFT adalah aset digital yang disimpan dan diedarkan pada jaringan blockchain. Terdapat dua jenis NFT yaitu collectible item dan utility item. Nilai transaksi NFT pada tahun 2021 sangat tinggi, beberapa NFT dapat terjual dengan harga ratusan ribu dolar. NFT yang dapat terjual tinggi menandakan NFT bisa menjadi peluang bisnis digital baru untuk bisa mendapatkan keuntungan dengan cara memiliki NFT bernilai tinggi. Hal tersebut menandakan untuk dapat memiliki NFT bernilai tinggi perlu informasi yang dapat membantu untuk menaksir prospek NFT yang ada. Berdasarkan fenomena tersebut dibutuhkan sebuah model yang dapat menaksir nilai prospek NFT. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menanggulangi hal tersebut adalah supervised learning khususnya klasifikasi. Langkah-langkah yang digunakan untuk membuat model klasifikasi nilai NFT menggunakan metodologi berdasarkan CRISP-DM. Algoritma yang digunakan untuk membuat model klasifikasi adalah KNN, naive bayes, decision tree, dan random forest. Algoritma terpilih untuk membuat model adalah decision tree dikarenakan memiliki nilai f1- score paling tinggi diantara algoritma lain, yaitu sebesar 0,52.