// <![CDATA[ESTIMASI PENURUNAN EMISI PENCEMAR UDARA PENGARUH DARI PENGOPERASIAN BUS RAPID TRANSIT (BRT) DI KOTA BANDUNG]]> Dr.Eng Didin Agustian Permadi, S.T., M.Eng Dosen Pembimbing 1 DINA INDRI RESTIANA / 252016031 Penulis
Peningkatan volume kendaraan bermotor sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk di suatu kota dimana emisi dari sektor ini dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar, upaya pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi hal ini adalah dengan menjalankan program Bus Rapid Transit (BRT). Penelitian ini bertujuan sebagai pra studi kelayakan dengan mengestimasi besaran emisi dari sumber bergerak serta dampak penurunan emisi terhadap operasional BRT menggunakan aplikasi model TEEMP. Estimasi beban emisi diperoleh dari metode perhitungan berbasis panjang perjalanan rerata kendaraan per tahun (VKT) dimana total beban emisi yang dihasilkan di Kota Bandung tahun 2020 yaitu parameter CO sebesar 200.085 ton/tahun, NOx sebesar 29.175,2 ton/tahu, SOx sebesar 679,5 ton/tahun, dan PM sebesar 7.656,9 ton/tahun. Pengoperasian model TEEMP dilakukan dalam beberapa skenario yang bervariasi terhadap persentase shifting dan pembagian jenis bahan bakar yang digunakan BRT. Semakin besar persentase shifting dari kendaraan pribadi menjadi pengguna BRT maka semakin besar pula nilai penurunan emisi yang terjadi. Kata Kunci : BRT, Beban Emisi, Distribusi Spasial, Reduksi Emisi, TEEMP