// <![CDATA[BRANDING SI KABAYAN]]> Mohamad Ridwan / 332010005 Penulis Agus Rahmat Mulyana, M.Ds Dosen Pembimbing 2 Hendro Prayitno, S.Sn. Dosen Pembimbing 1
Si Kabayan merupakan tokoh imajinatif dari masyarakat Sunda, bahkan masyarakat umum di Indonesia. Cerita-cerita lucu mengenai Si Kabayan dituturkan turun-temurun secara lisan sejak abad ke-19 sampai sekarang. Bahkan tidak terhenti pada tradisi lisan saja, ceritanya berkembang pula dalam tradisi tulis dan kelisanan kedua. Seluruh cerita Si Kabayan menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang terus berkembang sesuai jaman. Seakan-akan Si Kabayan telah manjadi milik umum. Seiring dengan perkembangan jaman, pemahaman yang berkembang di tengah masyarakat menempatkan Si Kabayan tak lebih dari seorang pemalas, bodoh, dan konyol yang kepopulerannya tidak bisa lepas dari kejenakaan tingkah lakunya. Padahal jika diamati, secara garis besar cerita-cerita Si Kabayan sebagai tokoh bodoh selalu berhubungan dengan nilai nilai kerohanian, sedangkan sebagai tokoh pintar selalu berhubungan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Si Kabayan merupakan kearifan lokal yang disajikan melalui bentuk perumpamaan dalam dongeng. Maknanya yang sangat dalam dikemas dengan cara yang amat sederhana.