// <![CDATA[KAJIAN PENINGKATAN PENANGANAN SANITASI DI RW 06 DESA LINGGAR, KECAMATAN RANCAEKEK, KABUPATEN BANDUNG]]> 0429018801 - Nico Halomoan ., S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 Nur Assyiffa Rahmawati / 252018030 Penulis
Desa Linggar merupakan salah satu desa di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung yang termasuk kedalam kelurahan kumuh dan memiliki akses terhadap sanitasi layak sebesar 62,51%. Terdapat satu lokasi di Desa Linggar yang memiliki jumlah penduduk terbanyak yaitu di RW 06 dimana kondisi eksisting sanitasinya dapat dikatakan cukup buruk karena saluran air limbah domestik grey water yang masih tergabung dengan saluran drainase serta saluran drainasenya yang tidak dikelola dengan baik. Kondisi saluran yang terbuka dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan menjadi sarana perkembang-biakan vektor pembawa penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi sanitasi lalu dilakukan penentuan strategi peningkatan penanganan sanitasi pada aspek yag paling berisiko. Identifikasi kondisi sanitasi dilakukan menggunakan pendekatan dengan kuesioner EHRA serta penentuan strategi dilakukan dengan analisis SWOT. Hasil yang didapatkan dari identifikasi kondisi sanitasi di RW 06 yaitu pada aspek air limbah domestik memiliki nilai IRS paling tinggi sehingga termasuk kedalam kategori risiko sangat tinggi. Strategi peningkatan penanganan sanitasi yang dilakukan terhadap aspek air limbah domestik yaitu dengan mengubah penggunaan cubluk menjadi tangki septik, merencanakan tangki septik komunal, dan mewujudkan perencanaan pengembangan sistem jaringan drainase dimana saluran air limbah domestik grey water tidak akan tergabung lagi dengan saluran drainase. Kata Kunci: Analisis SWOT, Desa Linggar, EHRA, Indeks Risiko Sanitasi.