// <![CDATA[EVALUASI SISTEM DRAINASE SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR DI KECAMATAN RANGKASBITUNG KABUPATEN LEBAK]]> 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 VIRDHA ANUGERAH ARYAN / 252018051 Penulis
Kecamatan Rangkasbitung merupakan salah satu kecamatan yang menjadi daerah rawan banjir di Kabupaten Lebak. Kelurahan Muara Ciujung Timur merupakankelurahan yang memiliki nilai tertinggi dalam prioritas penanganan banjir di Kecamatan Rangkasbitung. Terdapat 6 (enam) titik banjir dan genangan yang disebabkan oleh kapasitas saluran yang tidak dapat lagi menampung debit limpasan dan sumur resapan sudah tidak efektif. Tujuan perencanaan ini adalah melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan memberikan solusi terhadap permasalahan banjir di Kelurahan Muara Ciujung Timur. Evaluasi diawali dengan pengumpulan data sekunder berupa dimensi saluran drainase. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat 30 segmen saluran yang bermasalah dan mempengaruhi seluruh jalur menuju Outfall 4, Outfall 5, Outfall 7, dan Outfall 10. Perbaikan dimensi saluran dilakukan dengan menambah kedalaman saluran agar kapasitasnya bertambah. Untuk membantu mengurangi debit limpasan diperlukan bangunan pelengkap berupa 10 unit outfall, 1703 unit street inlet, dan 23 unit gorong-gorong. Untuk mengurangi debit limpasan masuk ke badan sungai dilakukan perencanaan kolam retensi dengan volume 27.540 m3 yang dapat mereduksi 101% volume banjir maksimum. Biaya yang diperlukan untuk perbaikan sistem drainase dan perencanaan kolam retensi di Kecamatan Kecamatan Rangkasbitung adalah Rp. 219.240.057.638. Kata kunci: Kecamatan Rangkasbitung, Drainase, Banjir, Kolam Retensi.