// <![CDATA[USULAN SISTEM PERSEDIAAN DAGING KAMBING DI UMKM SATE DAN GULE PAK MINO]]> 0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 IMAN ZAKARIA ANSORI/132018149 Penulis
Produk perishable memiliki umur simpan terbatas seperti produk makanan olahan yang akan habis masa pakainya jika tidak digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa. Ketika persediaan telah melewati batas kedaluwarsa, maka bahan baku tersebut tidak dapat digunakan sehingga menimbulkan terjadinya kekurangan bahan baku. Dalam memenuhi kebutuhan UMKM Sate dan Gule Pak Mino melakukan pemesanan daging kambing sebanyak adalah 360 kg dalam satu minggu. Berdasarkan rekapitulasi data permintaan masa lalu diketahui bahwa perusahaan sering mengalami kehabisan persediaan akibat permintaan yang berfluktuasi. Kekurangan yang terjadi tidak mungkin dilakukan pembelian dari pedagang eceran karena terdapat penurunan kualitas, sehingga daging kambing harus dibeli dari supplier yang sama. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan jumlah pemesanan persediaan yang optimal dengan mempertimbangkan waktu kedaluwarsa dan batasan kapasitas penyimpanan untuk kasus perishable goods dengan kriteria biaya minimum. Hasil perhitungan yang dilakukan diketahui bahwa metode persediaan terpilih dapat memberikan penghematan sebesar Rp 465.033 atau 1,32% dibandingkan kondisi aktual sistem persediaan perusahaan.