// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI TEKNOLOGI ALTERNATIF PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PENDUDUK TINGGI]]> 0409058001 - Mila Dirgawati, ST., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 YANTI SUSANTI RIDWAN / 252018095 Penulis
Sistem pemanenan air hujan (SPAH) merupakan salah satu teknologi alternatif yang memanfaatkan air hujan sebagai sumber air bersih. Perencanaan SPAH dilakukan di Desa Jelegong karena desa tersebut memiliki kondisi resapan air yang kritis, belum terlayani oleh jaringan PDAM serta sumber air bersih yang ada hanya berasal dari sumber air tanah. Dengan adanya keterbatasan akan sumber air bersih, warga setempat terkadang membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya khususnya pada musim kemarau. Perencanaan ini bertujuan untuk memberikan sumber air bersih alternatif lain di Desa jelegong yang berupa SPAH. Perencanaan SPAH meliputi penentuan strategi SPAH, analisis kualitas air hujan, perhitungan pasokan air hujan dan kebutuhan air bersih, hingga pembuatan desain perencanaan. Pada perencanaan SPAH ini kualitas air hujan yang dimiliki hasilnya cukup baik karena sebagian besar parameter yang diukur telah memenuhi standar baku mutu PerMenkes 32 Tahun 2017. Besar pasokan air hujan pada perencanaan SPAH ini yaitu 4.318,88 m3/tahun dan besar kebutuhan air bersih yaitu 2.369,65 m3/tahun. SPAH yang direncanakan dapat dikatakan layak secara teknis. Dengan begitu, SPAH yang direncanakan ini dapat dikatakan cukup efektif dalam menyediakan sumber air bersih tambahan bagi masyarakat di wilayah perencanaan. Kata kunci: Pemanenan Air Hujan, Desa Jelegong, Air Bersih