// <![CDATA[OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH B3 DAN BIOMASSA SEBAGAI BAHAN BAKAR PADAT UNTUK CO-FIRING DI PT X]]> 0409056501 - Dr. Etih Hartati, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 FANDY AHMAD FAUZY / 252018101 Penulis
Tingkat penggunaan bahan bakar fosil yang tinggi secara terus menerus dapat menimbulkan kelangkaan sumber energi tersebut dimasa depan. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan energi terbarukan untuk menjamin ketersediaannya. Salah satu upaya dalam pengembangan energi terbarukan adalah pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dikombinasikan dengan bahan biomassa sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan FABA, sludge IPAL, dan biomassa sampah perkotaan sebagai bahan baku briket untuk co-firing di salah satu boiler industri tekstil. Briket dibuat dengan komposisi 60% FABA dan 40% biomassa (sludge IPAL dan sampah perkotaan) yang kemudian divariasikan komposisinya dan dibuat 3 formula dengan 5 variasi briket dari setiap formulanya. Parameter yang diukur adalah proksimat (metode thermogravimetri), nilai kalor (metode kalorimetri), kadar sulfur (metode gravimetri-Eschka), dan shatter indeks (metode gravimetri). Uji kelayakan produk briket dilakukan menggunakan diagram Tanner. Kemudian, kualitas briket optimum ditentukan berdasarkan kriteria PerMen LHK No. 06 Tahun 2021 dan SNI 4931:2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga briket yang memiliki kualitas optimum dari masing-masing formulnya memiliki komposisi 50% bottom ash dan 10% fly ash, serta 40% biomassa (sludge IPAL dan sampah perekotaan yang divariasikan) dengan nilai kalor dan kadar sulfur masing-masing sebesar 3.578 Kkal/Kg dan 0,70%; 3.890 Kkal/Kg dan 0,82%; dan 3.864 Kkal/Kg dan 0,96%. Kata Kunci: biomassa, bottom ash, briket, fly ash, sludge