// <![CDATA[LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA SARIMUKTI DENGAN APLIKASI OPENLCA]]> 0421077802 - Kancitra Pharmawati ST, MT. Dosen Pembimbing 1 MUHAMMAD FANANI ARIEF / 252016054 Penulis
Rumah Sakit TNI-AL Dr. Mintohardjo memiliki IPAL dimana sejak awal didirikan hingga saat ini belum pernah dilakukan evaluasi dan terdapat bak recycling yang tidak dapat berfungsi secara normal dan terdapat kesalahan perhitungan pada water mass balance untuk meminimasi dampak air limbah terhadap pencemaran lingkungan sekitar maka dilakukan evaluasi terhadap unit IPAL. Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi IPAL serta memberikan saran terkait dengan optimasi pengolahan air limbah di Rumah Sakit TNI-AL Dr. Mintohardjo untuk meningkatkan kinerja penyisihan air limbah dengan cara menganalisis karakteristik air limbah air influen dan efluen, perbaikan terhadap desain dan perhitungan ulang terhadap dimensi serta diagram alir proses (DAP) IPAL, menentukan debit air limbah untuk perhitungan dimensi, efektivitas dari setiap unit IPAL, menjelaskan efektivitas dari setiap unit IPAL, mendukung terhadap aspek sumber daya dan pemulihan. Studi ini mengacu pada studi literatur, pengujian hipotesis, pengambilan data untuk prosesevaluasi berupa data primer dan data sekunder, rekapitulasi atau pengumpulan data, evaluasi pada masing-masing unit operasi dan proses unit, perhitungan dan perencanaan efektivitas IPAL. Berdasarkan hasil evaluasi IPAL rumah Sakit TNI-AL Dr.Mintohardjo diperoleh debit air limbah sebesar 166,3 m3/hari, IPAL memiliki efisiensi yang masuk dalam kategori sangat efisien dan efisien dalam mengolah parameter pencemar air limbah, unit resource dan recovery yang ditambahkan yaitu digester anaerobik dengan dimensi 3 m x 1,5 m x 6 m, terdapat unit ekualisasi, pengendap awal, pengendap akhir, lumpur aktif, trickling filter, filtrasi, desinfeksi dan daur ulang air yang tidak memenuhi kriteria desain dapat dilakukan modifikasi dimensi terhadap unit terkait. Solusi yang diberikan yaitu mengubah dimensi panjang, lebar, dan tinggi unit IPAL sesuai dengan hasil perhitungan ulang satuan dimensi,memperketat pemantauan dan pengujian kondisi kualitas air limbah yang keluar dari unit IPAL dengan mengganti metode uji sampling, mengukur ulang kualitas air limbah influen, meningkatkan frekuensi pemeliharaan oleh operator minimal 3-6 bulan sekali, meningkatkan cara kerja dari unit IPAL yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kata Kunci: Evaluasi, IPAL rumah sakit, efektivitas, kriteria desain, influen, efluen