Detail Cantuman

POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK

POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK


Plastik merupakan bagian terbesar dari sampah di lautan hingga 90% dari total sampah secara keseluruhan. Sampah laut berasal dari daratan, badan air, dan pesisir yang mengalir ke laut. Komposisi sampah plastik di Indonesia sebesar 18,24%, dan pemerintah memiliki target pengurangan sampah sebesar 30% dari angka timbulan sampah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan potensi dan rekomendasi pengurangan sampah plastik rumah tangga, melalui pengukuran timbulan dan mengidentifikasi jenis sampah plastik yang dihasilkan. Metode pengukuran timbulan dan komposisi sampah mengacu pada SNI 19-3964-1994. Pengukuran timbulan dilakukan di empat kelurahan yang ada di Pontianak Barat yaitu Pal Lima, Sungai Jawi Luar, Sungai Jawi Dalam, Sungai Beliung. Terdapat 39 sampel rumah yang dilakukan pengukuran, pembagian sampel dilakukan berdasarkan tingkat ekonomi di Pontianak Barat yaitu low income (LI), middle income (MI), dan high income (HI). Hasil total pengukuran timbulan sampah rumah tangga di Pontianak Barat sebesar 31.767,687 kg/hari dengan komposisi sampah plastik sebesar 13% atau 4.256,870 kg/hari. Selanjutnya komposisi jenis sampah plastik dibagi berdasarkan jenis dan produk plastik. Berdasarkan tingkat ekonomi, jenis plastik LDPE memiliki persentase paling tinggi yaitu LI sebesar 51,92%, MI 57,29%, dan HI 45,2%. Sedangkan pada komposisi produk plastik, LI dan (44,32%) dan HI (40,88%) menghasilkan produk makanan minuman paling tinggi, dan untuk MI (41,06%) menghasilkan komposisi kantong plastik sekali pakai yang paling tinggi. Rekomendasi upaya pengurangan yang direncanakan berupa pembatasan timbulan dan daur ulang. Pembatasan timbulan berupa larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai, sedangkan daur ulang dilakukan di bank sampah melalui kerjasama dengan produsen dan proses pengolahan sampah dengan metode RDF. Potensi pengurangan sampah plastik melalui pembatasan timbulan kantong plastik sekali pakai di swalayan/minimarket sebesar 13% atau 196,880 kg/hari. Potensi daur ulang sampah plastik oleh produsen sebanyak 30% atau 1.217,997 kg/hari. Potensi pengurangan sampah plastik melalui proses RDF mampu mengurangi sampah sebanyak 30% atau 852,598 kg/hari. Potensi total sampah yang dapat dikurangi sebesar 53,5% (1.989,395 kg/hari)
Kata kunci : sampah plastik, pengurangan, potensi, jenis plastik, produk plast


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang IKA KUSUMANINGTYAS / 252017034 - Personal Name
0401077404 - Yulianti Pratama , ST MT - Personal Name
No. Panggil 706TL/23
Subyek sampah plastik, pengurangan, potensi, jenis plasti
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2023
Jurusan Teknik Lingkungan
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2023).POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK().Teknik Lingkungan:FTSP

.POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text

.POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text

.POTENSI PENGURANGAN SAMPAH PLASTIK RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PONTIANAK BARAT, KOTA PONTIANAK().Teknik Lingkungan:FTSP,2023.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id