// <![CDATA[PERANCANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI]]> 0423025801 - Theresia Pinkyawati. Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 LUQMAN AR RIDHA / 21 – 2016 - 048 Penulis Ratu S.M. Haerdy, S.Ars., M.Ars Dosen Pembimbing 2
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Sektor pariwisata merupakan faktor penting dalam peningkatan ekonomi Indonesia. Sektor pariwisata berperan besar dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat khususnya di tempat tujuan wisata. Kabupaten Bandung Barat dikenal sebagai kota wisata yang memiliki berbagai aneka ragam wisata dan memiliki peminat objek wisata yang tiap waktunya semakin meningkat. Perencanaan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat diharapkan dapat menjadi wadah kegiatan pendidikan yang setara dengan tingkat Sekolah Menengah Atas dengan kejuruan yang meliputi Usaha Perjalanan Wisata, Perhotelan dan Tata Boga agar dapat meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta keterampilan untuk membangun masyarakat dan negara Indonesia. Penerapan konsep ekologi arsitektur pada bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata ini dapat mencerminkan adanya perhatian terhadap lingkungan alam dan sumber alam yang terbatas. Secara umum, arsitektur ekologis dapat diartikan sebagai penciptaan lingkungan yang lebih sedikit mengkonsumsi dan lebih banyak menghasilkan kekayaan alam. Karakter dari konsep arsitektur ekologi berupa desain yang diolah dengan cara memperhatikan aspek iklim, rantai bahan, dan masa pakai material bangunan. Prinsip utama arsitektur ekologis adalah menghasilkan keselarasan antara manusia dengan lingkungan alamnya. Penerapan konsep arsitektur ekologi diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pengguna bangunan dalam kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata, Arsitektur Ekologi, Kota Baru Parahyangan