// <![CDATA[PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA PERANCANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KESENIAN DI CICALENGKA]]> 040425901 - Dr., Ir. Nurtati Soewarno., M.T Dosen Pembimbing 1 DIKI DARMAWAN / 212018158 Penulis
Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting bagi anak. Pendidikan terbagi menjadi formal dan non formal. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenjang pendidikan formal yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memiliki fungsi mendidik dan mempersiapkan siswa memiliki ilmu dan keahlian dalam bidang tertentu untuk terjun ke dunia pekerjaan. Para siswa SMK tentu dididik untuk dapat bersaing dengan siswa lainnya dengan keahlian yang setara. Oleh karena itu, perencanaan SMK di Indonesia khususnya Kabupaten Bandung sangat diperlukan. Perencaan SMK Catura Cicalengka ini merupakan kejuruan dalam bidang kesenian. SMK Catura Cicalengka dibangun dengan mengusung konsep arsitektur neo-vernakular. Konsep ini merupakan perpaduan antara konsep bangunan tradisional namun tetap memperhatikan perkembangan jaman sehingga bangunan ini tetap terdapat unsur modern. Penerapan konsep ini menggunakan jenis bangunan tradisional sunda karena terletak di Kabupaten Bandung yang merupakan tanah sunda. Konsep arsitektur neo-vernakular ini cocok diterapkan pada bangunan SMK Catura Cicalengka karena fokus pada bidang kesenian khususnya kesenian sunda.