KAMPANYE MENGENAI DAMPAK IMPULSIVE BUYING MELALUI MEDIA VIDEO MOTION
Lonjakan online shopping yang terjadi secara global bertolak belakang dengan bayangan ketidakpastian, resesi ekonomi dan banyaknya pekerja yang dibebas-tugaskan pasca pandemi. Sayangnya, generasi muda berusia 22-24 tahun di Indonesia kini memiliki kebiasaan belanja yang cenderung impulsif. Mengingat pada jenjang usia ini penting untuk mulai merencanakan masa depan, kebiasaan pembelian impulsif dapat mengakibatkan timbunan barang tak terpakai, keadaan finansial yang tidak stabil hingga berbagai masalah psikis seperti stress dan kecemasan. Sehingga perencanaan masa depan dikhawatirkan akan terhambat. Oleh karena itu penting untuk memulai kesadaran akan dampak negatif Impulsive Buying agar terencana masa depan yang tertata.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).KAMPANYE MENGENAI DAMPAK IMPULSIVE BUYING MELALUI MEDIA VIDEO MOTION ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.KAMPANYE MENGENAI DAMPAK IMPULSIVE BUYING MELALUI MEDIA VIDEO MOTION ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text
MLA Style
.KAMPANYE MENGENAI DAMPAK IMPULSIVE BUYING MELALUI MEDIA VIDEO MOTION ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text
Turabian Style
.KAMPANYE MENGENAI DAMPAK IMPULSIVE BUYING MELALUI MEDIA VIDEO MOTION ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2023.Text