// <![CDATA[PERANCANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR KUBISME DI KABUPATEN BANDUNG]]> 0411026703 - Utami, Ir, MT Dosen Pembimbing 1 0405017003 - Ardhiana Muhsin ST.,MT. Dosen Pembimbing 2 NABILA NUR AZKIYAH / 212018144 Penulis
Arsitektur Kubisme merupakan gaya dalam seni rupa dari penyederhanaan bentuk-bentuk alam secara geometris (berkotak-kotak). Gaya arsitektur kubisme lebih mengedepankan fungsi sehingga terlihat simple namun elegan. Gaya ini seperti prinsip arsitektur modern Less is More. Kubisme termasuk ke dalam arsitektur fungsionalisme dimana lebih mengdepankan fungsi sebagai nilai keindahan tanpa adanya ornamen atau dekorasi. Dengan komposisi yang sederhana terdiri dari bidang, balok, kotak, dan kubus. Penerapan Kubisme mempengaruhi bidang arsitektur khususnya pada elemen material, ruang, dan pencahayaan. Tema kubisme digunakan sebagai pendekatan terhadap perancangan SMK Pariwisata yang merupakan fasilitas pendidikan untuk dapat mengaktualisasi potensi-potensi yang dimiliki sehingga menjadi kemampuan yang bermanfaat untuk di dunia kerja khususnya dalam bidang pariwisata. Sebuah sekolah sebaiknya dapat mempresentasikan ilmu yang diajarkan di dalamnya. Dengan penerapan tema Kubisme dalam desain SMK pariwisata ini dapat mengutamakan fungsionalitas dari ruang, fasad bangunan yang selaras dalam warna, bentuk bangunan kubistik, miinim ornamen, memiliki kesan bersih, sederhana, dan modern.