// <![CDATA[PENDETEKSIAN BAHASA ISYARAT SIBI MENGGUNAKAN METODE HAAR CASCADE CLASSIFIER]]> 0404057502 - Youllia Indrawaty Nurhasah, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 HERBOWO YERRY PUTRATAMA/152015014 Penulis
Penyandangan disabilitas sudah menjadi bagian dari masyarakat. Terdapat beberapa jenis disabilitas salah satunya adalah tuna rungu. Penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk berkomunikasi, salah satu caranya dengan menggunakan Isyarat SIBI. Algoritma Haar Cascade classifier adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk mendeteksi sebuah wajah. Algoritma Haar Cascade classifier memiliki kelebihan yaitu perihal komputasi yang cepat karena tersebut hanya bergantung pada jumlah piksel dalam persegi dari sebuah image. Penelitian diawali dengan melakukan analisis kebutuhan lalu pengumpulan data dan terakhir adalah pengklasifikasian data. Penelitian dilakukan dengan menguji pada perbedaan jarak objek dan intensitas cahaya. Dari penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: pada jarak 15 cm dengan intensitas cahaya 12 lux didapatkan rata-rata keberhasilan sebesar 38%, intensitas cahaya 121 LUX rata-rata keterbacaan sebesar 52%, intensitas cahaya 480 lux rata-rata keterbacaan 74%. Sedangkan pada jarak 30 cm dengan intensitas cahaya 12 lux didapatkan rata-rata keberhasilan sebesar 36%, intensitas cahaya 121 LUX rata-rata keterbacaan sebesar 52%, intensitas cahaya 480 lux rata-rata keterbacaan 68%. Terakhir pada jarak 50 cm dengan intensitas cahaya 12 lux didapatkan rata-rata keberhasilan sebesar 26%, intensitas cahaya 121 LUX rata-rata keterbacaan sebesar 56%, intensitas cahaya 480 lux rata-rata keterbacaan 72%.