// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK, PELAYNAN, DAN ORIENTASI PERUSAHAAN BERDASARKAN KONSEP PERCEIVED BUSINESS QUALITYDI PT.OPTIMA INFOCITRA UNIVERSAL]]> Sugih Arijanto, ST., M.T. Dosen Pembimbing 2 Dr. Ir. Kusmaningrum, M.T. Dosen Pembimbing 1 SOFIE NOVIANTY/ 13-1998-103 Penulis
Setiap perusahaan agar dapat bertahan dalam dunianya harus mampu bersaing dengan perusahaansejenis. PT. Optima lnfocitra Universal yang bergerak di bidang Information Technology (IT) Consultant berusaha mempertahankan pangsa pasar dan mencapai tujuan perusahaan dengan melakukan peningkatan kualitas terhadapproduk dan pelayanannya. Dalam usaha peningkatan kualitas secara keseluruhan, perusahaan perlu menentukan faktor-faktor apa saja yang harus diprioritaskan. Dalam tugas akhir ini dilakukan identifikast faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas suatu IT Consultant dengan menggunakan konsep Perceived Business Quality (PBQ). Konsep PBQ terdiri dari 3 dimensi kualitas yaitu perceived product quality, perceived service quality, dan business orientation toward quality. Hasil identifikasi tersebut kemudian digunakan untuk mengukur kepuasan konsumen dan menganalisis matriks importance dan performance. Berdasarkan matriks importance dan performance kemudian ditetapkan strategi bersaing yang berkaitan dengan usaha peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan orientasi perusahaan di PT. Optima lnfocitra Universal. Dari identifikasi faktor-faktoryang berpengaruh pada kepuasan konsumen diperoleh sebanyak 32 variabel penelitian. Dengan menggunakan variabel tersebut disebarkan kuesioner pendahuluan kepada konsumen PT. Optima lnfocitra Universal yang dilayani selama 4 tahun terakhir (mulai tahun 2000). Dari penyebaran kuesioner pendahuluan diperoleh 28 variabel penelitian yang kemudian digunakan dalam kuesioner penelitian I (untuk mengetahui importance dan performance) dan II (untuk mengetahui bobot kepentingan1 dimensi kualitas). Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas terhadap data hasil kuesioner penelitian I dan II., diperoleh bahwa kuesioner tersebut valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk mengukur kepuasan konsumen. Dari pengukuran kepuasan konsumen diperoleh skor/nilai gap setiap variabel. Terdapat 2 variabel yang bernilai positif yaitu variabel 17 (sikap ramah ,dari contact person) dan variabel 21 (garansi), yang berarti tangkat kepuasannya telah melebihi keinginan konsumen. Sedangkan untuk ke-26 variabel lainnya bernilai negatif, yang berarti tingkat kepuasannya belum memenuhi keinginan konsumen. Berdasarkan matriks importance dan performance diperoleh variabel-variabel yang diprioritaskan yaitu variabel yang berada di kuadran 1, kemudian ditetapkan; strategi bersaing berkaitan dengan usaha peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan orientasi perusahaan di PT. Optima infocitra Universal. Variabel Variabel tersebut adalah XI (akurat), X7 (bekerja sesuai spesifikasi), X12 (penyelesaian waktu proyek), X13 (kecepatan pelayanan), Xl4 (kecepatan menanggapi keluhan), X15 (pengetahuan yang dimiliki contact person), Xl8 (sifat jujur), X20 Jaminan pekerjaan), danX26 (memahami kebutuhan konsumen).