PENENTUAN INTERVAL W AKTU INSPEKSI OPTIMAL PADA SISTEM JARINGAN KABEL BAW AH TANAH DENGAN METODE TAGUCHI (Studi kasus di PT. TELKOM Cabang Metro-Iampung)
PT. TELKOM sebagai public service harus dapat menjaga dan meningkatkan pelayan kepada para pelanggan. Salah satu cara yang barns dilakukan oleh PT. TELKOM untuk menjaga mutu pelayanan adalah dengan cara menjaga sistem jaringan kabel telepon agar selalu berada dalam kondisi yang baik sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Sistem jaringan kabel PT. TELKOM terdiri dari sistem jaringan kabel primer, sistem jaringan kabel sekunder dan sistem jaringan kabel distribusi Sistem jaringan kabel primer merupakan rangkaian kabel teleport yang diawali dari sentral dan MDF (Main Distribution Firm) menuju RK (Rumah Kabel). Sistem jaringan kabel dimulai dari RK (rumah Kabel) menuju DP (Distribution Point). Sistem jaringan kabel distribusi merupakan penghubung antara DP (Distributor Poilll) dengan instalasi kabel rumah. Sistem jaringan kabel primer dan sekunder menggunakan sistem jaringan kabel bawah tanah, sedangkan sistem jaringan kabel distribusi menggunakansistem jaringan kabel ~ tanah atau sistem jaringan kabel udara..
Berdasarkan data yang diperoleh dari bagian perawatan dan perbedaan jaringan kabel bawah tanah (OSP 2) tabe1 2003, dapat diketahui bahwa penyebab utama dari gangguan pada sistem jaringan kabel bawah tanah adaLah terjadinya kerusakan pada komponen sambungan/UC (UniversalClosure). Kerusakan ini disebabkan karena kebijakan perawatan yang dilakukan PT. TELKOM cabang Metro-Lampung banyak bersifat korektif, sedangkan kebijakan perawatan pencegahan (Preventif maintenance) tidak dilakukan secara koosisten dan berkesinambungan. Kondisi ini mengakibatkan arus boco£yang terjadi pada komponen UC tidak dapat terdeteksi dengansegera apabila arus bocor tersebut telah melebihi ambang batas yang telah ditentukan (0, 75 mA).
Perubahan toleransi arus bocor yang terjadi pada sistem jaringan kabel bawah tanah sangat berpengaruh terhadap keandalan dari komponen UC dan sistem jaringan kabel Belasan hal tersebut maka pada penelitian ini dipergunakan metode Taguchi untuk melakukan perhitungan terhadap interval waktu inspeksi optimal agar dapat meminimasi quality loss yang terjadi pada sistem jaringan kabel bawah tanah. Metode Taguchi adalah metode pengendalian kualitas yang digunakan untuk meningkatkan keandalan Suatu sistem dengan cara menerapkan kebijaksanaan perawatan dengan memasukan nilai obyek amatan ke dalam model matematisnya.
Padaperhitungan dengan metodeTaguchi diperoleh hasil sebagai berikut:. Sehingga apabila diterapkan interval waktu Inspeksi optimal (Kebijakan Perawatan Baru), maka diperoleh penghematan biaya sebesar Rp. 384.904,-
Detail Information
Citation
APA Style
. (2003).PENENTUAN INTERVAL W AKTU INSPEKSI OPTIMAL PADA SISTEM JARINGAN KABEL BAW AH TANAH DENGAN METODE TAGUCHI (Studi kasus di PT. TELKOM Cabang Metro-Iampung) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PENENTUAN INTERVAL W AKTU INSPEKSI OPTIMAL PADA SISTEM JARINGAN KABEL BAW AH TANAH DENGAN METODE TAGUCHI (Studi kasus di PT. TELKOM Cabang Metro-Iampung) ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
MLA Style
.PENENTUAN INTERVAL W AKTU INSPEKSI OPTIMAL PADA SISTEM JARINGAN KABEL BAW AH TANAH DENGAN METODE TAGUCHI (Studi kasus di PT. TELKOM Cabang Metro-Iampung) ().Teknik Industri:FTI,2003.Text
Turabian Style
.PENENTUAN INTERVAL W AKTU INSPEKSI OPTIMAL PADA SISTEM JARINGAN KABEL BAW AH TANAH DENGAN METODE TAGUCHI (Studi kasus di PT. TELKOM Cabang Metro-Iampung) ().Teknik Industri:FTI,2003.Text