PENENTUAN PRIORITAS PROGRAM PELATIHAN DI DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA MANAJEMEN QOLBU CORPORATION MENGGUNAKAN METODE TRAINING FUNCTION DEPLOYMENT
Salah satu faktor yang turut mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan adalah kualitas sumber daya manusia yang baik. Mengingat hal tersebut, maka tidak heran bila banyak perusahaan yang mengadakan berbagai macam pelatihan bagi pegawainya di berbagai tingkatan. Divisi Sumber Daya Manusia di Manajemen Qolbu Corporation merupakan unit kerja yang memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perusahaan. Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka para personil Divisi Sumber Daya Manusia MQ Corp perlu dibekali dengan kemampuan yang diperlukan untuk menunjang pekerjaannya. Untuk itu diperlukan pelatihan bagi para personil Divisi Sumber Daya Manusia MQ Corp. Program pelatihan apa yang diperlukan oleh manajer dan staf di divisi tersebut dapat ditentukan dengan menggunakan metode Training Function Deployment (TFD), yaitu suatu metode untuk menemukan kemampuan yang diperlukan dari suatu jabatan/posisi dan membangunnya secara sistematis kedalam program pelatihan.
Penentuan prioritas program pelatihan diawali dengan menentukan tuntutan pekerjaan dan membangun prioritas pelatihan untuk setiap tuntutan pekerjaan berdasarkan tingkat kepentingan. tingkat kecakapan aktual dan target perbaikan. Dari hasil pengolahan data kuesioner yang disebarkan pada manajer dan staf Divisi SDM MQ Corp serta pada General Manajer MQ Corp diketahui bahwa untuk jabatan manajer HRD tuntutan pekerjaan "Mampu menyusun rencana program kerja diklat" memiliki bobot prioritas terbesar (14), sedangkan untuk jabatan staf HRD tuntutan pekerjaan yang memiliki bobot terbesar (14) adalah "Mampu menyusun rencana program kerja diklat, Mampu menyusun dan mempresentasikan laporan keuangan unit dan Mampu menyusun dan mempresentasikan laporan penyelenggaraan diktat". Selanjutnya adalah menyusun bidang kajian dan mengevaluasi tingkat hubungannya dengan tuntutan pekerjaan. Hasil evaluasi ini menentukan tingkat kepentingan bidang kajian tersebut. Tingkat kepentingan bidang kajian terbesar untuk jabatan manajer HRD adalah Manajemen Organisasi (564), sedangkan untuk jabatan staf HRD adalah Komunikasi Lisan (666). Selanjutnya dengan mempertimbangkan tingkat kecakapan aktual dan target perbaikan untuk masing-masing bidang kajian, dilakukan perhitungan bobot prioritas bidang kajian untuk dipilih 5 (lima) bidang kajian dengan bobot prioritas terbesar. Untuk jabatan manajer HRD, bidang kajian dengan 5 bobot prioritas terbesar antara lain:
No Bidang Kajian Bobot Prioritas
1 Manaiemen Organisasi 2919
2 Manajemen Pelatihan 23,14
3 Kerjasama Tim 16,61
4 Anggaran dan Biaya 11,18
5 Komunikasi Lisan 10 71
sedangkan untuk jabatan staf HRD antara lain:
No Bidang Kajian Bobot Prioritas
1 Pendidikan dan Pelatihan 27,17
2 KomunikasiUsan 21 39
3 Manajemen Pelatihan 15 90
4 Anggaran dan Biaya 15 03
5 KomunikasiTulisan 13,87
Berdasarkan 5 bidang kajian dengan nilai bobot prioritas terbesar untuk masing-masing jabatan, maka disusun altematif program pelatihan.
Program pelatihan yang diusulkan selanjutnya dievalusi hubungan keterkaitannya dengan bidang kajian untuk mendapatkan bobot. Program pelathan dengan bobot terbesar untuk jabatan manajer HRD yaitu Pelatihan Kepemimpinan dan Pelatihan Manajemen Konflik (444,33), sedangkan untuk jabatan staf HRD adalah. Training for Trainer (704,97). Berdasarkan bobot untuk masing-masing program pelatihan yang diusulkan, maka pelatihan diatas harus didahulu.kan untuk masing-masing jabatan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).PENENTUAN PRIORITAS PROGRAM PELATIHAN DI DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA MANAJEMEN QOLBU CORPORATION MENGGUNAKAN METODE TRAINING FUNCTION DEPLOYMENT ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PENENTUAN PRIORITAS PROGRAM PELATIHAN DI DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA MANAJEMEN QOLBU CORPORATION MENGGUNAKAN METODE TRAINING FUNCTION DEPLOYMENT ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.PENENTUAN PRIORITAS PROGRAM PELATIHAN DI DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA MANAJEMEN QOLBU CORPORATION MENGGUNAKAN METODE TRAINING FUNCTION DEPLOYMENT ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.PENENTUAN PRIORITAS PROGRAM PELATIHAN DI DIVISI SUMBER DAYA MANUSIA MANAJEMEN QOLBU CORPORATION MENGGUNAKAN METODE TRAINING FUNCTION DEPLOYMENT ().Teknik Industri:FTI,2004.Text