ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN KEINGINAN KONSUMEN BASO IKAN PASUNDAN SEBAGAI TAHAP AWAL RENCANA PEMASARAN DI BANDUNG (Studi Kasus di Perusahaan baso lkan Pasundan - Sukabumi)
Perusahaan baso ikan pasundan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan baso ikan yang terletak di daerah Sukabumi, perusahaan ini berusaha menghadapi persaingan yang semakin meningkat agar dapat tetap bertahan dalam menghadapt persamgan yang ada sekarang ini.
Perusahaan baso ikan pasundan pada awalnya hanya memasarkan produknya ke daerah Sukabumi, Cianjur. Bogor. Bekasi dan Jakarta, akan tetapi dengnn melihat kondisi perusahaan yang ingin meningkatkan volume penjualan maka perusahaan ingin mencoba memasarkan produknya ke daerah Bandung dengan alasan daerah Bandung merupakan daerah yang memiliki potensi tinggi dalam penyebaran produknya.
Menghadapi hal tersebut maka perlu dilakukan suatu penelttian untuk mengidentifikasi keinginan dan tingkat kepuasaan konsumen, sehingga dari hasil yang diperoleh dapat diketahui keinginan serta kepuasaan konsumen baso ikan di Bandung. Tingkat kepuasan untuk masing-masing objek penelitian dari hasil perhitungan GAP kinerja dan harapan, adalah sebagai berikut:
Atribut GAP Merek:A Merek B Pasundan Usulan Rasa Gurih/kelezatan
-0.370 -3.310 -1.170 0.167
Rasa ikan -0. 260 -3.080 -0.830 0.633
aroma -0.240 -2.770 -0.780 0.333
Warna -0.260 -1.310 -0.460 0.100
Kekenyalan -0.090 -1 .260 -0.320 0.000
Kemasan 0.700 0.140 0.390 0.267
Harga -0.110 -1 .640 -1.010 -0.900
Berdasarkan data pada Tabel diatas, kinerja atribut rasa gurih kelezatan, rasa ikan, aroma, warna, kekenyalan dan harga baso ikan Pasundan belum sesuai dengan harapan konsumen namun untuk kinerja atribut kemasan baso ikan Pasundan telah sesuai dengan harapan konsumen Bandung. Untuk memperbaiki kinerja baso ikan Pasundan maka dilakukan pembuatan baso ikan usulan, kinerja untuk atribut rasa gurih/kelezatan, rasa ikan, aroma, warna, kekenyalan dan kemasan produk usulan telah sesuai dengan harapan konsumen, namun untuk kinerja atribut harga belum sesuai dengan harapan konsumen.
Metoda conjoint analysis dengan bantuan program MONANOVA, digunakan untuk mengetahui kriteria atribut yang diinginkan oleh konsumen baso ikan, Berdasarkan nilai kepentingan (utilitas) tertinggi diperoleh kriteria yang paling disukai untuk masing-masing atribut, yaitu: Rasa ikan sangat terasa dengan nilai utilitas 1 .310; Rasa gurih kelezatan sangat terasa dengan nilai utilitas 0.095; Aroma yang tercium cukup terasa dengan nilai utilitas 0.152; Harga Rp. 12.500; per bungkus ( I bungkus = 50 buah), harga satu baso ikan Rp. 250, nilai utilitas 0.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN KEINGINAN KONSUMEN BASO IKAN PASUNDAN SEBAGAI TAHAP AWAL RENCANA PEMASARAN DI BANDUNG (Studi Kasus di Perusahaan baso lkan Pasundan - Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN KEINGINAN KONSUMEN BASO IKAN PASUNDAN SEBAGAI TAHAP AWAL RENCANA PEMASARAN DI BANDUNG (Studi Kasus di Perusahaan baso lkan Pasundan - Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN KEINGINAN KONSUMEN BASO IKAN PASUNDAN SEBAGAI TAHAP AWAL RENCANA PEMASARAN DI BANDUNG (Studi Kasus di Perusahaan baso lkan Pasundan - Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN KEINGINAN KONSUMEN BASO IKAN PASUNDAN SEBAGAI TAHAP AWAL RENCANA PEMASARAN DI BANDUNG (Studi Kasus di Perusahaan baso lkan Pasundan - Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text