// <![CDATA[IDENTIFIKASI PENYEBAB DAN PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN ANALISIS FAKTOR SERTA USULAN PENCEGAHAN KECELAKAAN]]> 0013055702 - Drs, R. Hari Adianto, MT. Dosen Pembimbing 1 0410057301 - Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 Arianty / 132000211. Penulis
Kecelakaan kerja dalam suatu industri manufaktur merupakan hal yang sering terjadi akibat adanya bahaya di tempat kerja maupun perilaku manusia Kecelakaan kerja ini menimbulkan kerugian yang cukup besar baik bagi pekerja itu sendiri, perusahaan maupun pemerintah. Jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di Divisi Tempa dan Cor PT. PINDAD (PERSERO) Bandung terus meningkat selama 3 (tiga) tahun terakhir. Untuk itu, perlu dilakukan pengidentifikasian faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja di Divisi Tempa dan Cor PT. PINDAD (PERSERO) agar upaya pencegahan yang akan dilakukan sesuai dengan karakteristik penyebab kecelakaan kerja tersebut, sehingga upaya pencegahan tersebut menjadi lebih efektif dan efisien. Dari hasil peogolahan data menggunakan Analisis Faktor teridentifikasi 5 (lima) faktorpenyebab kecelakaan, yaitu : Faktor 1 : Alat pelindung diri Faktor 2 : Ruang kerja dan kerjasama dengan rekan kerja Faktor 3 : Tanda peringatan Faktor 4 : Manusia dan lingkungan kerja Faktor 5 : Metode kerja dan alat bantu Berdasarkan model peoelitian menggunakao Analisis Regresi Berganda. diketahui bahwa Faktor 4 (manusia dan lingkungan kerja) merupakan faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang paling berpengaruh dalam meminimalisasi jumlah kecelakaan kerja. Upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dapat dilakukan oleh perusahaan, yaitu : • Pemberian bonus atau badiah untuk memotivasi karyawan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). • Melibatkao pekerja dalam program keselamatan kerja • Penyuluhan tentang penyakit akibat kerja • Penambahan pemasangan tanda-tanda peringatan bahaya • Perbaikan sistem penerangan dan ventilasi • Penyediaan sarana kebersihan