// <![CDATA[Analisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan (Studi Kasus:]]> Dr. Iwan Inrawan Wiratmadja, Ir Dosen Pembimbing 1 0410126901 - Lisye Fitria, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Nia Pramiova / 132000025 Penulis
Suatu organisasi harus mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan harapan karyawan schingga akan meningkatkan semangat kerja karyawannya. Kondisi PT. Semen Padang Departemen Pemasaran saat ini yaitu gaya kepemimpinan manajer pemasaran tidak sesuai dengan harapan karyawan sehingga menyebabkan rendahnya semangat kerja karyawan. Dampak dari rendahnya scmangat kerja karyawan yaitu tingkat absensi dan keterlambatan datang kerja yang cukup tinggi. Jika hal ini dibiarkan maka akan merugikan perusahaan. Oleh karena itu peningkatan semangat kerja harus segera dilakukan. dengan cara mengetahui faktor yang berpengaruh dari gaya kepemimpinan. Tujuan peneliti adalah menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan Departrmrn Pemasaran PT. Semen Padang. Seluruh karyawan departemen pemasaran PT. Semen Padang dijadikan sebagai responden. Variabel-variabel penelitian rerdiri dari variable X I yaitu gaya kepernimpinan lnitiating Structure. variable X2 yaitu gaya kepemimpinan Consideration dan variable Y yaitu semangat kerja . Variabel X I terdari dari 10 item pertanyaan. Variabel X2 terdiri dari II item pertanyaan dan variable Y terdiri dari 17 item pertanyaan. Metoda yang digunakan Multi Regresi Linier untuk melihat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap sernangat kerja karyawan. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien persamaan regresi yang dapat memperlihatkan sejauh mana gaya kepemimpinan Initiating Slructure dan Gaya Kepemimpinan Consideration mempengaruhi semangat kcrja karyawan adalah: SK = 18.348 + 0.257 GK1S + 0.298 GKC Dengan nilai koefisicn R yang didapat adalah sebesar 0.462 dan R:! sebesar 0.214 Berdasarkan persamaan diatas dapat disimpulkan bahwa semangat kerja dipengaruhi secara positif oleh gaya kepemimpinan initiating structure dan gaya kepemimpinan consideration. Hal ini terlihat dari nilai R2 (adjusted R square) sebesar 0.214. Hasil ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan initiating structure dan gaya kepemimpinan consideration memberikan kontribusi sebcsar 21.4% terhadap semangat kerja karyawan dalam melaksanakan tugas. Sedangkan sisanya sebesar 78.6% di pengaruhi olch faktor yang lain diantaranya yaitu lingkungan kerja. karakteristik pekerjaan. dan karakteristik diri karyawan. Upaya peningkatan terhadap semangat kerja berdasarkan faktor gaya kepemimpinan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut: • Pimpinan harus sering menerapkan Gaya Kepemimpinan Initiating Structure dan Gaya Kepemimpinan Consideration • Adapun hal-hal yang mendukung upaya peningkatan adalah pelatihan kepemimpinan. penilaian kinerja yang dikaitkan dengan perilaku gaya kepemimpinan atasan. evaluasi secara periodik oleh karyawan terhadap pimpinan.