// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA BERDASARKAN LINGKUNGAN FISIK KERJA DAN PSIKOLOGI KERJA (Studi kasus di PT.NIKKATSU ELECTRIC WORKS Bandung)]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 JIMMY BUDHI GUCIARDY / 132000004 Penulis
Menurunnya produktivitas sangat bergantung pada cepat lambatnya timbul kelelahan. Kelelahan dapat terjadi karena kelelahan fisik (Fox, M.L and Keteyian, S.J., 1998). Rendahnya produktivitas erat kaitannya dengan daya adaptasi fisiologis yang menyebabkan daya tahan kerja menurun, kosentrasi menurun dan keinginan kerja yang menurun pula (Astrand, P.O and Rodahl, K., 1986). Selain itu pula Henry R. Jex (1988) mengemukakan bahwa adaptasi psikologis dari beban kerja mental seorang pekerja dalam menangani suatu pekerjaan dipengaruhi oleh jenis aktivitas, situasi kerjanya, waktu penyelesaian yang tersedia, faktor individu seperti motivasi, kcahlian, kelelahan dan toleransi performansi yang diizinkan. Kondisi di lantai produksi dari PT. Nikkatsu Electric Works saat ini terdapat sejumlah mesin-mesin besar yang menghasilkan suara yang bising di tempatkan dengan jarak yang berdekatan sehingga dapat menganggu pendengaran para operator dan meningkatkan tingkat temperatur. Hal ini dapat meningkatkan proses adaptasi tubuh terhadap temperatur di sckelilingnya. Selain itu, kondisi penerangan yang kurang dapat membuat operator harus lebih berusaha agar dapat memfokuskan penglihatannya pada proses pembuatan produk untuk menghindari kesalahan. Sistem sirkulasi udara juga kurang baik yang dapat dilihat dari zat-zat spray untuk proses pengccatan dan vemish kemudian polusi udara dari zat-zat poliester untuk proses pengecoran. Selain itu buangan radiasi panas scrta polusi udara dari proses pengovenan dapat dirasakan serta tercium di seluruh lantai produksi. Pengaruh perubahan kondisi dari lingkungan fisik kerja dapat berdampak pada adaptasi fisiologis dan adaptasi psikologis terhadap para pekerja di departemen ballast PT. Nikkatsu Electric Works. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan usulan perbaikan lingkungan kerja untuk meningkatkan produktivitas para pekerja berdasarkan kondisi lingkungan fisik kerja dan psikologi kerja. Usulan pcrbaikan berupa : A. Lingkungan Fisik Kcrja. Pemberian usulan perbaikan dengan fisik kerja pada sumber-sumber kondisi lingkungan fisik kerja yang membutuhkan perbaikan berupa penambahan alat-alat pendukung lingkungan fisik kerja pada sumber-sumber kondisi lingkungan fisik kerja yang membutuhkan perbaikan. Usulan perbaikan dilakukan untuk pengendalian kondisi pencahayaan, kebisingan, temperatur tinggi dan penyebaran polusi udara. Selain penarnbahan alat-alat diusulkan juga penggunaan aLat-alat pelindung diri untuk merninimasi dampak fisiologis yang diterima oleh pekerja dari kondisi Lingkungan fisik kerja disekitarnya. B. Psikologi Kerja. Pemberian usulan pengendalian psikologi kerja berdasarkan persamaan multiregresi untuk tiap-tiap variabel "Human Mental Workload" yang terdapat pada tiap-tiap stasiun kerja. Dengan pengendalian psikologi kerja maka diharapkan dapat menurunkan persepsi pekcrja terhadap beban kerja mental yang harus dijalani dalam melakukan aktivitas kerjanya.