USULAN PERBAIKAN KINERJA PADA LEVEL INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE MENGGUNAKAN ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE-REQUISITE (GAP)
Fakultas Teknologi lndustri (FTl) sebagai pelaksana tugas pokok dan fungsi Itenas, berkewajiban untuk mendukung ltenas agar dapat tetap bertahan dalam persaingan di bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi. Cara yang dapat dilakukan FTI untuk mendukung Itenas adalah dengan melakukan evaluasi diri. Evaluasi diri dapat dilakukan jika terdapat alat
pendukung. Salah satu alat pendukung untuk melakukan evaluasi diri adalah pengukuran kinerja, basil pengukuran kinerja dapat jadikan masukan bagi FTI untuk melakukan evaluasi diri dan dapat juga dijadikan sebagai langkah perbaikan kinerja FTI. Berdasarkan hal tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan pengukuran kinerja di FTI.
Kerangka sistem pengukuran kinerja yang digunakan pada penelitian ini terbagi ke dalam 5 level (perspektif), yang didalamnya terdiri dari variabel-variabel pengukuran kinerja. 5
perpektif pengukuran kinerja yaitu perspektif bisnis (business perspective), perspektif pelanggan (customer perspektive), perspektif prioritas kompetitif perusahaan (manufacturing
competitive priorities perspective), perspektif internal proses (internal process perpective), dan perspektif ketersediaan sumber daya dan metode (resource and method avalability
perspective). Pada penelitian ini yang menjadi variabel pengukuran hanya variabel-variabel yang terdapat dalam perpektif internal proses (internal process perpective). Variabel-variabel
tersebut adalah Peningkatan sistem pelayanan, Pemonitoran tingkat kelulusan mahasiswa pada setiap jurusan, Pemonitoran kurikulum baru yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, Pemonitoran terhadap jurusan mengenai masa studi mahasiswa dan Pemonitoran terhadap jurusan mengenai pencapaian materi perkuliahan dan tingkat kehadiran Dosen.
Kinerja dari setiap variabel tersebut diukur menggunakan metode Analisis Gauging Absence of Pre-requistte (GAP). Dalam analisis GAP kinerja dibagi menjadi 2 kategori utama
yaitu baik (good) dan buruk (bad). Kategori buruk itu sendiri disebut Problem Category (PC) yang terbagi menJadi 5 yaitu PC1, PC2, PC3. PC4, dan PC5. Jika kinerja suatu variable itu
memenuhi standar yang telah ditetapkan maka dikategorikan baik. sebaliknya jika tidak memenuhi standar dikategorikan buruk.
Analisis GAP memberikan bobot tinggkat kepentingan suatu variabel terhadap variabel lainnya, sehiogga FTI dapat mengetahui prioritas perbaikan yang akan dilakukan berdasarkan nilai kinerja. Nilai kinerja tiap variabel pengukuran:
1. Peningkatan sist yanan = 319.472
2. Pemonitoran tingkat ulusan mahasiswa pada setiap jurusan = 333.375
3. Pemonitoran kurikulum baru yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja = 205.733
4. Pemonitoran terhadap jurusan mengenai masa studi mahasiswa = 272.613
5. Pemonitoran terhadap jurusan mengenai pencapaian materi perkuliahan dan tingkat
kehadiran Dosen = 302.961
*Semakin besar nilai kinerja suatu variabel mengindikasikan bahwa variabel tersebut memiliki
tingkat kepentingan yang lebih tinggi untuk diperhatikan dan dilakukan perbaikan *.
Dari nilai kinerja kemudian dilakukan pengklasifikasian kinerja variabel berdasarkan
indeks kinerja masing-masing variabel. Indeks kinerja untuk variabel Peningkatao sistem
pelayanan 60,68% dikategorikan "biasa", indeks kinerja untuk variabel Pemonitoran tingkat
kelulusan mahasiswa pada setiap jurusan 72,8SO/o dikategorikan "baik", indeks kinerja untuk
variabel Pemonitoran kurikulum baru yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja 67,83%
dikategorikan "biasa", indeks kinerja untuk variabel Pemonitoran terhadap jurusan mengenai
masa studi mahasiswa 66,7SO/o dikategorikan "biasa", indeks kinerja Pemonitoran terhadap
jurusan mengenai pencapaian materi perkuliahan dan tingkat kehadiran Dosen 71,69%
dikategorikan "baik".
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).USULAN PERBAIKAN KINERJA PADA LEVEL INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE MENGGUNAKAN ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE-REQUISITE (GAP) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN PERBAIKAN KINERJA PADA LEVEL INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE MENGGUNAKAN ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE-REQUISITE (GAP) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
MLA Style
.USULAN PERBAIKAN KINERJA PADA LEVEL INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE MENGGUNAKAN ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE-REQUISITE (GAP) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
Turabian Style
.USULAN PERBAIKAN KINERJA PADA LEVEL INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE MENGGUNAKAN ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE-REQUISITE (GAP) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text