PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DAR! ASPEK ERGONOMI


Dalam melakukan kegiatan belajar teijadi interaksi antar pengguna dengan meja belajar, misalnya interaksi pengguna dengan komputer, peralatan tulis, buku-buku, sehingga dibutuhkan kedekatan antar fasilitas tersebut untuk memudahkan kegiatan proses belajar. Pada umumnya meja dan kursi belajar yang ada sekarang ini tidak memperhatikan kedekatan antar fasilitas tersebut. Hal ini mengakibatkan kurang efisiennya kegiatan belajar karena mereka barus berpindah tempat pada saat akan berinteraksi dengan fasilitas tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan perancangan kursi dan meja belajar yang mampu mengakomodasikan fasilitas tersebut untuk meminimasi kelelaban dan meningkatkan efisiensi penggunaan meja bela jar.
Proses evaluasi yang digunakan adalah Niebel Checklist dan Visual Display Terminal (VDT) Checklist untuk mengidentifikasi penggunaan fasilitas belajar sehingga didapatkan hasil rancangan yang sesuai dengan kebutuban anak-anak. Niebel Checklist rnerupakan metode untuk melakukan pengukuran rancangan berdasarkan tingkat keluhan yang dirasakan pekerja dan tingkat kebutuhan dari masing-masing pekerjaan. Visual Display Terminal (VDT) Checklist merupakan kajian khusus dalam bidang ergonomi untuk display komputer. Pada kajian khusus VDT akan diketahui permasalahan mengenai potensial ergonomi yang mencakup masalah visual, efek dari posisi duduk, masalah radiasi, dan efek pemakaian komputer atas kepuasan kerja

Tingkat proporsi penggunaan meja dan kursi belajar lebih besar dari 50% sehingga perlu diidentifikasi, sedangkan lebih kecil dari 50% di abaikan. Berdasarkan identifikasi penggunaan meja dan kursi belajar dapat disimpulkan, bahwa penggunaan fasilitas belajar pada saat kegiatan belajar dapat menimbulkan kelelahan yang juga dipicu oleb rancangan meja belajar menimbulkan ketidaknyamanan pengguna.
Untuk menterjemahkan kebutuhan pengguna, maka rancangan yang dibuat perlu mempertimbangkan Technical Response sehingga dapat diketahui rancangan untuk
menanggapi keluhan yang dirasakan. Sebagai bahan perancangan dilakukan penerapan konsep matrik prioritas untuk mengetabui altematif solusi rancangan yang dapat meminimasi keluhan. Berdasarkan hasil dari matrik prioritas didapatkan tingkat prioritas keluhan berdasarkan penggunaan rneja dan kursi belajar yang pertama yaitu merasakan sakit punggung maka
rancangan yang perlu dibuat adalah rancangan kursi dan tingkat prioritas kedua yaitu merasakan sakit otot leher maka rancangan yang perlu dibuat adalah meja belajar yang
dapat mengakomodasikan fasilitas belajar yang ergonomis. Sedangkan basil dari matrik prioritas didapatkan tingkat prioritas perancangao berdasarkan technical response yang
pertama yaitu peletakkan mouse dan tingkat prioritas kedua yaitu peletakkan keyboard.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang R. Nenden Chandra Dewi W.S.R / 132000197 - Personal Name
0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. - Personal Name
Ir. Susy Susanty, MT. - Personal Name
No. Panggil 816TI/06
Subyek Perancangan Stasiun Kerja
Aspek Ergonomi
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2006
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2006).PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DAR! ASPEK ERGONOMI().Teknik Industri:FTI

.PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DAR! ASPEK ERGONOMI().Teknik Industri:FTI,2006.Text

.PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DAR! ASPEK ERGONOMI().Teknik Industri:FTI,2006.Text

.PERANCANGAN MEJA DAN KURSI BELAJAR DITINJAU DAR! ASPEK ERGONOMI().Teknik Industri:FTI,2006.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id