// <![CDATA[PERANCANGAN FASILITAS LABORATORIUM KOMPUTER SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (Studi Kasus di SMP Kotamadya Bandung)]]> 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Rima Rochmiati / 132000184 Penulis
Salah satu cara untuk memfasilitasi kegiatan pengenalan komputer, sebuah sekolah menyediakan laboratoriun komputer. Pada proses pembelajaran di laboratorium tersebut akan terjadi interaksi antara pelajar dengan terminal komputer minimal satu jam pelajaran. Secara umum, dalam perencanaan fasilitas laboratorium komputer sekolah lebih fokus kepada penyediaan hardware dan software tanpa memperhatikan kondisi laboratorium yang mendukung pada keamanan dan kenyamanan. Interaksi siswa dan terminal komputer pada proses pembelajaran di laboratorium komputer lebih cenderung terfokus pada rnata dan tangan. Terminal komputer yang kurang mendukung pada kenyamanan dan keamanan memberikan potensi yang menimbulkan permasalahan pada siswa SMP, seperti timbulnya kelelahan lebih awal bagi siswa. Selain itu timbulnya kelelahan terjadi dari kesalahan sikap duduk anak tersebut pada saat menggunakan komputer. Faktor lain yang tidak terperhatikan adalah faktor lingkungan di laboratorium komputer yaitu pencahayaan, temperatur, dan kebisingan. Faktor-faktor lingkungan sangat mempengaruhi kerja para siswa selama di laboratorium komputer, karena apabila di dalam laboratorium komputer ditunjang oleh kondisi lingkungan yang baik maka siswa dapat melaksanakan kegiatan di dalam laboratorium tersebut dengan optimal, sehat, arnan dan selamat. Apabila faktor-faktor tersebut tidak dipcrhatikan maka akan berdampak pada tingkat pencapaian atau pemahaman sehingga siswa kurang optimal pada saat proses belajar di laboratorium kornputer. Melihat kondisi laboratorium komputer di sekolah-sekolah pada umumnya, maka masih diperlukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa dalarn berinteraksi dengan terminal komputer di laboratorium sekolahnya. Dalam ergonomi perancangan terminal komputer merupakan kajian tersendiri, yaitu perancangan Visual Display Terminal (VDT). Oleh karena itu perbaikan rancangan ini mengacu pada perancangan VDT. Berdasarkan hasil penelitian pada umurnnya kesalahan banyak terjadi pada kesalahan penggunaan kursi dan meja yangg tidak sesuai untuk siswa SMP. Misalnya yaitu tinggi kursi yang digunakan terlalu tinggi apabila dipakai oleh siswa SMP yang masih tergolong anak-anak, sehingga kaki siswa menggantung. Oleh karena itu diperlukan adanya perbaikan rancangan kursi dan meja untuk digunakan di dalam laboratoriwn komputer serta perbaikan tata letak ruangan dan perbaikan faktor lingkungan. Berdasarkan pada tingkat prioritas perbaikan rancangan, maka perbaikan rancangan dimulai dari kursi dan meja karena memiliki tingkat prioritas yang tinggi. Perbaikan lainnya adalah rancangan tata letak ruangan laboratorium komputer dan perbaikan Lingkungan. Perbaikan rancangan ini diJakukan berdasarkan technical response dan matriks prioritas. Pihak sekolah diharapkan dapat meninjau kembali pada perancangan fasilitas laboratorium komputer sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siswa yang mengarah pada kajian Visual Display Terminal (VDT). Hal ini dapat meminimasi kelelahan awal bagi siswa sehingga siswa dapat belajar di laboratorium komputer dengan optimal. Pihak sekolah tidak hams memakai rancangan ini, karena lebih disarankan pada perbaikan hal-hal yang kecil saja, yaitu seperti menggunakan kursi dengan sudut sandaran J 05° untuk menjaga sikap duduk yang tegak, perbaikan peletakkan komputer terhadap lampu ditempatkan secara tegak lurus dan jendela dilengkapi dengan tirai yang berfungsi untuk meminirnasi terjadinya kesilauan pada saat melihat layar monitor.