// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN SARANA BERMAIN PADA TAMAN KANAK-KANAK TERPILIH DI KOTA BANDUNG BERDASARKAN FAKTOR KEAMANAN DAN KENYAMANAN]]> 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 0430127601 - Arie Desrianty S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Aryaditya Triwaluyo/13-2001-086 Penulis
Sarana bermain merupakan salah satu media yang tersedia pada Taman Kanak-kanak yang berfungsi untuk melatih perkembangan motorik pada anak. Pada Sarana bermain anak terdapat beberapa jenis permainan yang memiliki manfaat bagi perkembangan motorik anak. Faktor keamanan dan kenyamanan pada sarana bermain yang tersedia sangat perlu untuk diperhatikan. Faktor kenyamanan perlu diperhatikan agar seorang anak merasa nyaman sehingga anak tertarik untuk menggunakan sarana bermain tersebut. Sedangkan, faktor keamanan perlu diperhatikan agar anak tidak mengalami kecelakaan dalam menggunakan sarana bennain yang tersedia. Pada umurnnya Taman Kanak-kanak di Indonesia, khususnya di Kota Bandung kurang memperhatikan faktor kenyamanan (comfortable) dan keamanan (safety). Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengaduan yang diterima oleh Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Jawa Barat berdasarkan basil survei yang dilaporkan oleb Dinas Kesehatan Kota Bandung pada tahun ajaran 2004/2005 di Kota Bandung (Pikiran Rakyat, Februari 2006). Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu evaluasi untuk menilai keadaan mengenai faktor kearnanan dan kenyaman sarana bermain anak yang tersedia pada Taman Kanak-kanak. Setelah dievaluasi maka dilakukan perbaikan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan umum (standarisasi) perancangan sarana bermain dan menerapkan kaedah-kaedah Ergonomi yang dapat mendukung proses perancangan usulan perbaikan Pada penelitian ini metode pemecahan masalah yang digunakan adalah dengan menggunakan metode Ergonomic Evaluation. Pada penggunaan metode tersebut diperlukan sebuab alat bantu berupa checklist. Checklist tersebut dirancang berdasarkan checklist sarana bermain yang telah ada sebelumnya, berdasarkan ketentuan umum perancangan sarana bermain berdasarkan pendekatan terhadap kaeadah-kaedah ergonomi. Manfaat pennggunaan checklist adalah untuk mengetahui keadaan keamanan dan kenyamanan, pada sarana berrnain yang tersedia di Taman Kanak-kanak sehingga dapat mempennudah untuk melakukan perancangan perbaikan. Perancangan perbaikan dilakukan terhadap Taman Kanak-kanak terpilih dengan sarana bermain yang paling kritis. Perancangan perbaikan dilakukan terhadap tiga hal yaitu areal bermain. alat permainan, dan sarana pelayanan. Perbaikan pada areal bermain meliputi perbaikan terhadap bahan, material, dan rancangan landasan yang digunakan. Perbaikan yang dilakukan pada alat permainan meliputi perbaikan terhadap bahan, material, dan rancangan desain alat permainan yang digunakan. Perbaikan sarana pelayanan meliputi sarana-sarana pelayanan yang diusulkan sehingga dapat memberikan kenyamanan pada areal bermain. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan pendekatan perancangan desain yang ergonomis dan berdasarkan data-data ketentuan umum yang diperoleh. Pendekatan-pendekatan ergonomi yang digunakan meliputi perhitungan data antropometri dengan menggunakan software ManneQuin PRO, sistem lingkungan, dan pendekatan faktor psikologi. Ketentuan umum yang digunakan adalah ketentuan-ketentuan umum yang dikeluarkan oleh IPEMA dan NPSL Selain itu, dalam perancangan perbaikan juga memperhatikan kebutuhan perkembangan anak usia Pra-Sekolah terutama perkembangan psikomotoriknya. Hasil yang diperoleh berupa usulan perbaikan sarana bermain pada Taman Kanak-kanak terpilih dengan keadaan sarana bermainnya yang paling kritis agar memiliki sarana bermain yang aman dan nyaman.