// <![CDATA[ANALISIS VALUE ENGINEERING PRODUK SEPATU KERJA WANITA (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER)]]> 0401066902 - Yuniar, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 Dani Sumardani/13-2001-191 Penulis
Pengembangan produk yang tepat merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diterapkan oleh setiap perusahaan produksi. Penelitian mengenai pengembangan produk sepatu PT. Edward Forrer menggunakan metode QFD Fuzzy (Adhanita, 2005) menghasilkan rancangan sepatu usulan. Usulan yang dihasilkan masih bersifat kuantitatif yaitu berupa optimasi dimensi acuan untuk beberapa komponen atau atribut sepatu Untuk menyempumakan usulan tersebut maka perlu dilakukan analisis atau proses perancangan produk usulan secara kualitatif Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode value engineering. Value engineering merupakan salah satu metode pemecahan masalah yang merumuskan dan mengidentifikasikan tentang nilai fungsional dan dilakukan secara sistematis (Miles, 1972). Tujuan dari penelitian ini adalab memilih alternatif rancangan sepatu terbaik dengan membandingkan nilai performansi produk sepatu usulan dan produk sepatu sekarang berdasarkan nilai value index (VI). Nilai ini merupakan perbandingan antara nilai fungsi (rnanfaat) produk dan cost (biaya) yang harus dikeluarkan. Tahapan penyelesaian permasalahan dimulai dari proses pengumpulan data-data yang dibutuhkan dalam penelitian yaitu: data produk sekarang, data penelitian sebelumnya yaitu penelitian Adhanita (2005) berupa data goal HOQ dengan QFD Fuzzy, data produk usulan. Selanjutnya dilakukan proses pengolahan data sesuai yaitu:pengembangan komponen dan pemilihan alternatif bahan untuk produk sepatu usulan, pembuatan struktur produk, peta proses operasi , dan proses identifikasi fungsi untuk untuk produk sepatu sekarang dan produk sepatu usulan, perhitungan biaya produksi untuk produk sepatu sekarang dan produk sepatu usulan, perhitungan performansi produk sepatu yaitu berupa nilai value index. Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan nilai ralue Index ini, untuk setiap sub assembly maupun produk sepatu sekarang secara keseluruhan memiliki nilai 1 (satu) karena produk ini dijadikan bahan acuan perbandingan untuk produk sepatu usulan. Alternatif produk yang terpilih adalah altematif II, yaitu produk sepatu dengan perubahan rancangan dan penggantian bahan. Hasil proses perhitungan Value Index ini, sepatu usulan secara keseluruhan memiliki nilai 1 ,30. Terjadi peningkatan untuk performansi Value Index produk sepatu usulan secara keseluruhan sebesar 0,30. Sedangkan untuk Value Index untuk setiap sub assembly semuanya mengalami peningkatan, yaitu untuk sub assembly upper meningkat sebesar 0, 15, sub assembly sol alas meningkat sebesar 0,08, dan sub assembly in sol meningkat sebesar 0,57 Dengan adanya peningkatan untuk performansi Value Index produk sepatu usulan maka dapat disimpulkan bahwa produk sepatu telah rnengalami perubahan yang positif dan layak untuk diproduksi.