// <![CDATA[PERANCANGAN DAN PEMBUATAN BIOFILTER UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU DENGAN KAPASITAS 20 LITER/JAM]]> 0401086801 - Dr. Agus Hermanto Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 PAULUS CHANDRA / 122000104 Penulis
Pencemaran air dapat terjadi di berbagai sumber air seperti mata air, air tanah dangkal, air tanah dalam, danau, waduk, sungai dan saluran buatan serta perairan pantai dan laut yang merupakan penampungan air dari semua sumber pembuangan air limbah. Pencemaran air dapat berasal dari berbagai sumber, yaitu sumber pencemaran limbah, rumah tangga, industri dan bencana alam. Perkembangan industri dewasa ini sangat pesat, terutama industri rumah tangga yang sangat membantu dalam menunjang kehidupan masyarakat. Jika ditinjau dari segi lingkungan, perkembangan industri tersebut sangat membahayakan kehidupan masyarakat karena setiap industri rumah tangga ternyata tidak memperhatikan sistem pembuangan limbah tidak terkecuali pembuangan limbah tahu. Jenis limbah yang dihasilkan industri tahu terdiri dari limbah cair dan limbah padat. Limbah cair ini berupa air asam cuka yang memiliki kotoran organik, warna serta bersifat masam. Limbah padat ini berupa kulit kedele dan ampas tahu. Pembuangan limbah industri atau domestik yang mengandung bahan organik (BOD) ke sungai akan menyebabkan dekomposisi atau degradasi senyawa organik secara aerob atau anaerob di dalam air akan meningkat. Peningkatan proses degradasi ini akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan oksigen terlarut di dalam air oleh mikroorganisme sehingga kandungan oksigen di dalam air akan menurun drastik yang menyebabkan terjadinya kondisi septik. Salah satu solusi untuk menanggulangi karakteristik limbah cair tahu yang tidak memenuhi baku mutu adalah mengolah limbah cair tahu sebelum dibuang ke badan air. Pengolahan limbah cair tahu ini menggunakan oksigen dan memanfaatkan bakteri untuk menguraikan bahan organik yang terdapat pada limbah cair atau disebut pengolahan limbah metoda biofilter. Biofilter ini menggunakan media untuk pelekatan bakteri dan memanfaatkan bakteri yang terdapat pada limbah cair tersebut. Biofilter tidak membutuhkan tempat yang luas dan proses pengoperasiannya mudah.