// <![CDATA[PERENCANAAN PROSES PEMESINAN UNTUK PEMBUATAN PRODUK SUB-ASSEMBLY BLACK OUT CURTAIN]]> Ir M. Yuhan Suprianto, MT Dosen Pembimbing 1 MUHAMAD CAHYO TRINURHADI / 122001142 Penulis
P. T. "X" merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur make to order yang mempunyai kemampuan produksi tertentu. Saat ini perusahaan sedang menerima suatu penawaran untuk membuat produk (SubAssembly Blackout Curtain yang terdiri dari 12 komponen) dengan jumlah massal (mass production). Pemesan membutuhkan respon dari perusahaan mengenai kemampuan perusahaan memenuhi permintaannya dan kepastian mengenai waktu selesainya pesanan. Untuk mengatasi masalah di atas, maka dibutuhkan perencanaan manufaktur yang baik. Dalam penelitian ini perencanaan manufaktur yang akan dilakukan adalah perencanaan proses. Yang merupakan bagian dari perencanaan manufaktur yang bertujuan untuk menentukan proses-proses yang layak dengan mempertimbangkan peralatan/mesin yang tersedia pada perusahaan dan agar produk yang dibuat sesuai dengan persyaratan desain dari pemesan. Perencanaan proses yang dibuat tersebut merupakan perencanaan proses pemesman (machining process planning), yaitu perencanaan proses yang dilakukan pada komponen-komponen produk yang membutuhkan proses pemesman. Output atau hasil dari perencanaan proses kemudian didokumentasikan menjadi lembar rencana proses (plan sheet) yang akan dipakai oleh operator pada bagian fabrikasi. Sehingga proses produksinya menjadi efektif mengingat produk yang akan dibuat bersifat massal. Tanpa adanya lembar rencana, maka dapat dipastikan untuk membuat komponen yang sama dalam jumlah yang besar akan menghasilkan beragam proses yang berbeda sehingga akan mengurangi efektifitas produksi. Lembar rencana proses dibuat untuk tiap komponen dan berisi informasi mengenai geometri benda kerja, urutan proses, peralatan yang dibutuhkan (mesin, pahat, dan alat ukur), kondisi pemotongan, dan waktu produksi.