// <![CDATA[PENGARUH PENGERASAN DAN KOROSI PERMUKAAN TERHADAP KEKUATAN DAN KEKERASAN MATERIAL St-42]]> Yusril Irwan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Meilinda Nurbanasari, Ir., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Tubagus Syarief M. / 12 9 5115 Penulis
Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai kelembaban relatif (nisbi) dan suhu yang cukup tinggi, adanya kondisi yang tidak menguntungkan seperti hujan asam, maka rnasalah korosi tersebut menjadi lebih buruk bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa maupun di Amerika Utara. Peristiwa perusakann logam yang diakibatkan oleh korosi ini menurut data pada literatur yang ada cukup besar, maka sudah sepantasnya perusakan logam akibat korosi mendapat perhatian yang serius. Di dalam dunia industri logam dan mesin, material St-42 banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan. Logam St-42 sebagai baja konstruksi sangat rentan terhadap serangan korosi permukaan. Bila korosi tersebut dibiarkan, maka semakin mempengaruhi sifat mekanik logam Pemilihan logam St-42 yang tepat dengan memperhatikan kondisi lingkungan pemakaiannya akan menjamin material tersebut bertahan lebih lama dari perusakan akibat korosi. Pada laporan ini disajikan hasil penelitian korosi permukaan terhadap logam St-42 yang telah mengalami pengerasan dengan variasi temperatur yang telah ditentukan. Serangkaian pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik, uji keras serta metalografi, yang bertujuan untuk mencari korelasi antara sifat mekanik dan perubahan struktur mikro logam. Sedangkan pengkorosiannya menggunakan metoda salt spray yang dikondisikan pada pH 4 dan variasi waktu korosi.