// <![CDATA[KOROSI TEMPERATUR TINGGI PADA PADUAN Fe-Al]]> Meilinda Nurbanasari, Ir., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 Aris Prasetyo / 12-1997-080 Penulis
Korosi merupakan proses alamiah yang tidak dapat dicegah / dihindarkan, melainkan proses tersebut hanya dapat dikendalikan agar proses tersebut tidak terlalu cepat terjadi. Korosi dapat berlangsung dalam segala kondisi, baik kondisi basah (yang prosesnya masih dipengaruhi oleh fasa cair) pada temperatur rendah, atau pun pada kondisi kering (yang prosesnya hanya dipengamhi oleh fasa gas) pada temperatur tinggi. Peningkatan efisiensi suatu proses dalam dunia industri, tidak terlepas dari meningkatnya temperatur yang dibutuhkan. Untuk itulah, diperlukan material pendukung yang tidak hanya memiliki sifat fisik dan mekanik yang baik, tetapi juga kualitas ketahanan korosi pada temperatur tinggi yang baik pula. Paduan Fe-Al merupakan paduan yang banyak digunakan dalam dunia industri, khususnya sebagai elemen pemanas (heater). Material tersebut selain memiliki sifat mekanik yang baik, juga memiliki kualitas ketahanan korosi yang baik khususnya pada temperatur tinggi. Adapun komposisi paduan yang digunakan pada penelitian ini adalah Fe 11Al0,05C yang dioksidasi pada temperatur 900 °C, 1000 °C, dan 1100 °C, dan Fe11Al0,5Mo0,05C yang dioksidasi pada temperatur 1000 °C, serta Fel1Al0,5Nb0,05C yang dioksidasi pada temperatur 1000 °C, yang masing - masing proses dilakukan dalam rentang WC:l-ktu 100 jam. Laju pertumbuhan lapisan oksida diamati melalui output alat TGA/MSB, karakterisasi lapisan oksida dilakukan menggunakan alat XRD dan SEM-EDAX. Variabel yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah temperatur serta lamanya waktu yang diperlukan dalam proses oksidasi tersebut. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perturnbuhan lapisan oksida pada masing - masing paduan yang dioksidasi pada temperatur antara 900 °C - 1000 °C memiliki laju pertumbuhan yang relatif lam bat, dan dapat dengan baik menutupi Imelapisi permukaan paduan. Produk korosi yang terbentuk di permukaan masing- masing paduan didominasi oleh fasa a-A]z03, selain itu terbentuk pula fasa 9-A}z03 dan oksida - oksida lain yang tidak terlalu dominan. Namun laju pertumbuhan lapisan oksida yang paling baik, ditunjukkan oleh paduan Fe11Al0,5Mo0,05C, dan bentuk Japisan oksida yang paling baik ditunjukkan oleh paduan Fe11Al0,5Nb0,05C karena menutupi logam dasar secara merata.